Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

40 Narapidana Perempuan Lapas Bulu DIberikan Pelatihan Menjahit Bersertifikat

Pelatihan kemandirian bersertifikasi  terhadap narapidana Lapas Bulu terus dilakukan.

Tayang:
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Para narapidana Lapas Bulu diberikan pelatihan bersertifikat menjahit baju dan tas. Pelatihan itu rutin dilakukan di dalam Lapas Bulu. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Pelatihan kemandirian bersertifikasi  terhadap narapidana lembaga pemasyarakatan (Lapas) perempuan kelas II A Semarang atau Bulu terus dilakukan. Para narapidana diberikan materi  keterampilan antara lain menjahit

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas  perempuan Semarang Rini Sulistyowati, mengatakan kegiatan pelatihan diselenggarakan KPP Permata dan Rumah Kebaya. Pelatihan kemandirian bersertifikasi itu meliputi pelatihan menjahit pola baju dan tas.

"Ada 40 narapidana yang mengikuti kegiatan itu," ujarnya, Senin (6/2/2023).

Menurutnya, para warga binaan dapat memanfaatkan pelatihan dengan semaksimal mungkin.

Selain itu diharapkan dapat benar-benar menyerap ilmu yang diberikan oleh para instruktur.

"Kini LPP Semarang sudah hadirkan para trainer yang hebat. Manfaatkan kesempatan yang ada, curi ilmu sebanyak mungkin untuk bekal ketika panjenengan (anda) semua bebas," jelasnya.

Sementara itu Instruktur Penjahit Tas  KPP Permata, Widyarini, berharap besar pelatihan dapat membantu produktivitas warga binaan. Dirinya menyatakan siap membantu para peserta dalam pelatihan tersebut.

Para narapidana Lapas Bulu diberikan pelatihan bersertifikat menjahit baju dan tas. Pelatihan itu rutin dilakukan di dalam Lapas Bulu.
Para narapidana Lapas Bulu diberikan pelatihan bersertifikat menjahit baju dan tas. Pelatihan itu rutin dilakukan di dalam Lapas Bulu. (Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas)

“Saya siap membantu para peserta, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat membentuk WBP yang andal, bisa terlatih, terampil, sehingga dapat berperan kembali sebagai anggota  masyarakat yang bebas dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Begitu juga  Instruktur Penjahitan Pola Baju,  Jimah Sumanti mengapresiasi lapas perempuan untuk diberikan kesempatan membagikan ilmu kepada para narapidana.Dirinya berharap peserta dapat maksimal ketika mengikuti kegiatan itu.

“Terimakasih kepada pihak lapas karena telah mempercayakan saya. Dan untuk Warga Binaan  saya harap dapat maksimal mengikuti pelatihan nanti,” kata dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved