Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Seorang Pria Terekam CCTV Curi Motor Milik Pegawai Soto di Tembalang Semarang

Dari kamera CCTV sekitar, terlihat pelaku yang berjumlah satu orang tersebut mengenakan topi saat melakukan aksinya

Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus pencurian motor kembali terjadi di Semarang.

Setelah sebelumnya pada Minggu (29/1/2023) dua orang pria melakukan aksi pencurian sepeda motor terjadi di Jalan Kwaron Baru No 38 Kelurahan Bangetayu Kulon Semarang, kini pencurian sepeda motor juga terjadi di Jalan Mulawarman Raya No.1B, Pedalangan, Kecamatan Tembalang, Semarang pada Minggu (5/2/2023) pukul 04:00 WIB. 

Dari kamera CCTV sekitar, terlihat pelaku yang berjumlah satu orang tersebut mengenakan topi saat melakukan aksinya.

Pelaku juga terlihat menuntun sepeda motor Suzuki Satria Fu warna merah hitam keluaran tahun 2012 hasil curiannya ke arah Banyumanik.

Baca juga: Alasan Roger Danuarta Laporkan Pengasuh Anak ke Polisi, Jepit Tangan Putrinya hingga Beri Bubur Basi

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan di Bergas Libatkan 4 Kendaraan,Truk Kontainer Ringsek, Lalu Lintas Merayap

Pemilik sepeda motor sekaligus pegawai di warung Soto Ayam Grafika di Jalan Mulawarman, Zamroni (23) menuturkan, dirinya masih dalam keadaan tidur sewaktu pencuri tersebut beraksi.

Warga Purwodadi tersebut kaget bukan kepalang saat mengetahui motor Suzuki Satria Fu dengan nomor polisi K 5919 Z miliknya telah hilang.

Ia bersama karyawan lain lalu bergegas mengecek CCTV sekitar. 

Namun, lantaran CCTV di warung tempat ia bekerja tidak berfungsi, Zamroni melanjutkan pengecekan CCTV ke rumah sekitar warung.

"Waktu itu saya masih tidur. Pagi setelah bangun motor sudah nggak ada. Lalu saya cek CCTV sekitar," kata Zamroni ditemui Tribunjateng.com di warung Soto Ayam Grafika pada Senin (6/2/2023).

Ia mengatakan, sepeda motor miliknya terparkir di depan warung soto dengan keadaan terkunci.

"Motor sudah saya kunci setang," imbuhnya.

Disinggung mengenai adanya gelagat orang mencurigakan sebelum kejadian, dirinya tak mengetahui hal tersebut.

"Saya kurang tahu, saya fokus bekerja di sini," imbuhnya.

Zamroni menaksir kerugian yang dialami dirinya mencapai Rp 10 juta.

"Kalau kerugian sekitar Rp 10 juta. Hanya motor yang hilang. Di jok motor juga nggak ada isinya," jelasnya.

Hingga kini, Zamroni belum melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

"Belum lapor polisi," sambungnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved