Berita Semarang
Mbak Ita Pastikan Tak Ada Kelangkaan Beras di Semarang
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memastikan tidak akan ada kelangkaan beras karena jumlah stok yang masih memadai.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Harga beras terus mengalami kenaikan hingga menjadi penyebab inflasi.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, sejauh ini tidak ada gejolak terkait dengan naiknya kebutuhan bahan pokok di ibu kota Jawa Tengah.
Namun demikian, dia meminta camat dan lurah yang daerahnya mempunyai pasar untuk selalu memantau kebutuhan pokok agar harga tetap terkontrol.
Baca juga: Cek Harga Beras dan Stok Minyak, Ganjar Pranowo Gowes ke Sejumlah Pasar di Semarang
Pihaknya tidak mungkin hanya mengandalkan Dinas Perdagangan untuk pemantauan harga karena jumlah pasar di Kota Semarang cukup banyak.
"Dalam konsep bergerak bersama, kita tidak mungkin mengandalkan Dinas Perdagangan saja. Tapi, untuk komunikasi dengan bulog adalah Dinas Ketahanan pangan. Kita bergerak bersama-sama. Alhamdulillah saat ini pantauannya tidak ada gejolak," ungkap Ita, sapaannya, Jumat (10/2/2023).
Diakui Ita, ada beberapa kelangkaan kebutuhan pokok misalnya beras dan minyak di beberapa kota. Namun, dia memastikan hal itu tidak terjadi di Kota Semarang.
Pemerintah Kota Semarang telah memiliki badan usaha milik petani (BUMP) yang turut serta menjaga ketersediaan pasokan bahan pokok.
"Kemarin, kami dapat laporan dari ketua BUMP, dia langsung cari, ada informasi beras di Kabupaten Semarang. Dia langsung siapkan untuk Mijen dan Gunungpati. Itu yang kami harapkan seperti itu," papar Ita.
Baca juga: Jangan Lewatkan, Operasi Pasar Beras Murah di Kota Pekalongan, Digelar 4 Hari Mulai 14 Februari 2023
Sejauh ini, sambung dia, Pemkot Semarang belum berenca melakukan operasi pasar atau membentuk satgas pangan terkait adanya kenaikan harga beras.
Meski sudah ada lurah pasar, dia berharap, keterlibatan lurah dan camat untuk turut serta memantau di lapangan.
Sejauh ini, Dinas Perdagangan juga terus melaporkan fluktuasi harga kebutuhan pokok. (eyf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ita-dampingi-tim-verifikasi1.jpg)