Berita Semarang
Pengamat Perkirakan Jateng Tak Begitu Terpengaruh Isu Slowbalisation
Nugroho SBM sebut Indonesia termasuk Jateng tak begitu terpengaruh slowbalisiation.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ekonom dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Nugroho SBM menyatakan, Indonesia termasuk juga Jawa Tengah tidak akan begitu terpengaruh slowbalisiation.
Sebab, menurutnya, Indonesia dan Jawa Tengah memiliki fundamental ekonomi yang relatif kuat sehingga pertumbuhannya juga dinilai akan tetap baik.
"Beberapa kebijakan bauran dari BI dan pemerintah antara lain dengan kenaikan bunga acuan dan kebijakan subsidi dari pemerintah yang tepat sasaran, sudah tepat," terang Nugroho, kemarin.
Di sisi lain, Nugroho menyatakan, konsumsi domestik yang kuat mampu menyelamatkan Indonesia dan juga Jawa Tengah dari adanya isu perlambatan ekonomi dunia.
Tidak dipungkiri, tantangan yang ada sekarang adalah industri berorientasi ekspor khususnya tekstil dan alas kaki, pasarnya masih lesu akibat resesi ekonomi dunia.
Selain itu, dampak suku bunga tinggi juga masih menjadi kendala dunia usaha di Jawa Tengah.
"Peluang yang masih terbuka adalah sektor pariwisata dan industri kreatif. Sektor pariwisata sudah mulai menggeliat lagi, sehingga bisa diciptakan objek-objek pariwisata baru," imbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Opini-Ditulis-Oleh-Prof-DR-Nugroho-SBM-MSi-Guru-Besar-Ilmu-Ekonomi-FEB-Undip-Semarang.jpg)