Berita Semarang
Polisi Klarifikasi 20 Saksi Kerusuhan Suporter di Stadion Jatidiri Semarang
Klarifikasi 20 saksi kerusuhan di Stadion Jatidiri, Polisi temukan adanya penjualan tiket pertandingan yang harusnya tanpa penonton.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG -Polisi klarifikasi 20 saksi buntut kerusuhan suporter yang memaksa masuk saat pertandingan PSIS melawan Persis Solo di Stadion Jatidiri.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Sardo Lumbantoruan menuturkan sekitar 20 saksi yang diperiksa terdiri suporter, koordinator Panser, dan snex serta panitia pelaksana.
"Hasil klarifikasi itu ditemukan fakta penjualan tiket terjadi sebelum rekomendasi dikeluarkan oleh Polrestabes Semarang," tuturnya secara tertulis, Sabtu (18/2/2023) kemarin.
Baca juga: Buntut Ricuh di Stadion Jatidiri, CEO PSIS Semarang Ajak Panser Biru, Snex dan Kepolisian Berdiskusi
Menurutnya, kejadian itu terjadi mis komunikasi antara panitia pelaksana dan suporter.
Hal tersebut menimbulkan kericuhan di stadion Jatidiri.
"Pasca keluarnya surat rekomendasi dari Polrestabes terkait pertandingan tanpa penonton, terjadi miskomunikasi antara Panpel dan Suporter yang mengakibatkan timbulnya kericuhan di Jatidiri kemarin," ujarnya.
Baca juga: Alasan Polisi Tembakkan Gas Air Mata saat Bentrok Suporter di Stadion Jatidiri Semarang
Ia mengatakan saat ini penyidik sedang melakukan penyelidikan perkara itu.
Saksi yang diperiksa dipersilahkan pulang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Situasi-di-area-luar-Stadion-Jatidiri-saat-PSIS-Semarang-kontra-Persis-Solo.jpg)