Berita Regional
Bercanda Kelewatan, 3 Pelajar Diamankan Polisi Usai 1 Remaja Tertancap Anak Panah
Maksud hati ingin bercanda, seorang remaja A (14) justru menjadi korban setelah kena panah karena ulah temannya.
TRIBUNJATENG.COM, BIMA - Maksud hati ingin bercanda, seorang remaja A (14) justru menjadi korban setelah kena panah karena ulah temannya.
Tiga orang pelajar diamankan kepolisian karena bercanda menggunakan panah yang berakibat adanya korban.
Mereka berinisial KM (14), RH (16) dan DA (16), pada Minggu (19/2/2023) sekitar pukul 11.00 wita.
Baca juga: Lukas Enembe Ditangkap KPK, Pendukung Serang Polisi Pakai Batu dan Panah
Kepolisian Resor (Polres) Bima Kota, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyampaikan anak panah tanpa sengaja mengenai wajah rekannya sendiri.
"Mereka diamankan tidak lama setelah kejadian itu," kata Kasat Reskrim Polres Bima Kota, Iptu M Rayendra saat dikonfirmasi, Senin (20/2/2023).
Rayendra menjelaskan, kejadian itu bermula saat KM dan beberapa orang temannya nongkrong di Dusun Kuda, Desa Bugis, Kecamatan Sape.
KM tiba-tiba mengeluarkan busur serta anak panah lalu menodongkannya ke arah rekannya.
Panah yang ditodongkan itu tiba-tiba melesat dan diwaktu bersamaan datang korban A.
"Artinaya yang berada tepat di depan KM kemudian terkena anak panah dibagian pipi sebelah kanan," ujarnya.
Baca juga: Viral Pemuda Tertancap Anak Panah Besi Dikeningnya, Disebut Korban Tawuran
Atas kejadian tersebut KM bersama RH dan DA langsung bergegas membawa rekannya ke Puskesmas Sape.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh tim medis puskesmas, korban lantas dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima untuk operasi.
Sementara KM, RH dan DA yang ikut mendampingi korban langsung diamankan Tim Puma Satreskrim Polres Bima Kota. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Niat Bercanda, Pelajar di Bima Tanpa Sengaja Panah Teman hingga Terluka di Pipi"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/penjara_20160425_002629.jpg)