Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Cilacap

Ruas Jalan Provinsi Majenang-Salem Brebes Sempat Terputus Akibat Longsor, Waspada Longsor Susulan

Hujan yang mengguyur wilayah Majenang pada Minggu (19/2/2023) siang menyebabkan bencana tanah longsor

Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: muslimah
BPBD Cilacap
Kondisi ruas jalan provinsi penghubung Majenang - Salem tepatnya di desa Ujungbarang, Majenang tertutup material longsor pada Minggu (19/2/2023) sekira pukul 14.00. Jalan tersebut sempat tertutup longsor dan tidak dapat dilalui kendaraan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Hujan yang mengguyur wilayah Majenang pada Minggu (19/2/2023) siang menyebabkan bencana tanah longsor.

Bahkan tanah longsor sempat menutup hampir seluruh badan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Majenang - Salem.

Titik longsor berada di dusun Cipancur Rt 01 Rw 03 Desa Ujungbarang, Kecamatan Majenang dimana jalan tersebut menjadi jalan penghubung antara Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Brebes.

Baca juga: Termasuk Mendoan Banyumas, Ini 5 Makanan Indonesia yang Masuk 50 Jajanan Kaki Lima Terbaik di Dunia

Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Widjonardi menyebutkan bahwa tebing setinggi 12 meter tersebut longsor sekira pukul 14.00 WIB.

Akibat tertutupnya ruas jalan itu, kendaraan dari kedua arah terpaksa harus terhenti lantaran jalan tertutup material longsor

Selain itu kondisi jalan juga licin karena hujan terus menerus mengguyur wilayah tersebut.

"Setelah terjadi longsor kami dan aparat setempat mengecek ke lokasi yang dilanjutkan kerja bakti bersama warga," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com Senin (20/2/2023).

Aparat bersama warga saat itu juga membuat jalan sementara untuk akses kendaraan.

Hingga akhirnya sekira pukul 16.45 WIB sebagian badan jalan sudah terbuka dan dapat dilalui kendaraan baik roda 2 maupun roda 4.

Disebutkan Widjonardi bahwa tebing yang alami longsor itu memiliki panjang 30 meter dan lebar 5 meter.

Sementara itu, berdasarkan hasil assesment Widjonardi mengatakan bahwa jalan tersebut alami retak.

Kemudian kondisi tebing yang terjal juga masih berpotensi untuk terjadi longsor kembali.

"Untuk masyarakat harus tetap waspada dan berhati-hati karena kondisi tebing yang terjal bisa berpotensi terjadi longsor susulan," imbaunya. (pnk)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved