Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Tanggul Pembatas Sungai Perum Griya Sekar Gading Semarang Longsor, Selusin Kelinci Terbawa Arus

Selain Prahayuda, sebuah mobil milik Bayu yang terparkir tak jauh dari lokasi longsor nyaris menjadi korban aliran Sungai Coto.

Penulis: amanda rizqyana | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI WARGA PERUM GRIYA SEKAR GADING SEMARANG
Dinding pembatas sungai di Perumahan Griya Sekar Gading Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang longsor pada Senin (20/2/2023) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinding pembatas sungai di Perumahan Griya Sekar Gading, Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, longsor pada Senin (20/2/2023) siang.

Jobolnya dinding pembatas mengakibatkan selusin kelinci milik Prahayuda, warga RT 04 RW 02 Kelurahan Kalisegoro terseret aliran air.

Pasalnya, kandang kelinci yang berada di atas dinding pembatas tersebut ikut longsor.

Hal tersebut mengakibatkan 12 kelinci jenis New Zealand milik Prahayuda terbawa aliran sungai yang deras.

"Awalnya saya hanya melihat tanah yang retak di dekat kandang ketika pergi."

"Sesaat kemudian tanah longsor dan kandang ikut terjatuh ke sungai," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Senin (20/2/2023).

Baca juga: Kronologi Lengkap Kematian Sekar Gajah Betina di Taman Satwa Semarang, Awalnya Alami Sakit Gigi

Baca juga: Kota Semarang Tuan Rumah Hari Anak Nasional, 23 Juli 2023 Digelar di Tempat Terbuka

Ia pun hanya mampu menyelamatkan satu kandang berisi 3 kelinci dan mengalami kerugian hingga Rp 12 juta.

Selain Prahayuda, sebuah mobil milik Bayu yang terparkir tak jauh dari lokasi pun nyaris menjadi korban aliran Sungai Coto.

Ban depan mobil miliknya terperosok dan sedang menunggu tim derek mobil datang.

Sebagai langkah antisipasi, mobil sudah diikat ke pohon jati dekat mobil terparkir.

Terpisah, Lurah Kalisegoro, Nuniek Akhiriani menyatakan, penghuni perumahan yang berseberangan dengan Asrama Mahasiswa Unnes diminta untuk menghindari lokasi longsor.

Pasalnya, lokasi longsor tersebut merupakan akses mobilitas keluar-masuk warga perumahan.

Sebagai alternatif, warga dapat menggunakan jalur gerbang atas RT 06 RW 03 untuk mengurangi beban jalan.

"Penanganan terhadap longsor akan dilakukan dari tim PU (Pekerjaan Umum, red) dengan menutup sementara lokasi longsor menggunakan terpal besar."

"Ini guna mengurangi risiko longsor," ujarnya. (*)

Baca juga: Aksi Free Style Jadi Hiburan Pemusnahan Knalpot Brong di Polres Wonosobo, 2 Bulan Ada 122 Pelanggar

Baca juga: Muntahar Kades Kentong Jadi Tahanan Kota, Update Kasus Dugaan Pemalsuan SK Perangkat Desa di Blora

Baca juga: Ini Daftar KA Tarif Khusus di PT KAI Daop IV Semarang, Tiket Bisa Dibeli 2 Jam Sebelum Keberangkatan

Baca juga: Polisi Terjerat Kasus Narkoba Bukanlah Hal Baru, Andy Suryadi: Ibarat Antibodi Malah Jadi Penyakit

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved