Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dongeng Anak

Dongeng Anak Sebelum Tidur Kisah Seekor Rubah Pencuri Anggur

Dongeng anak sebelum tidur Kisah Seekor Rubah Pencuri Anggur. Berikut dongeng Kisah Rubah Pencuri Anggur:

Penulis: Alifia | Editor: galih permadi
Majalah Bobo
Inilah dongeng 

Dongeng Anak Sebelum Tidur Kisah Seekor Rubah Pencuri Anggur

TRIBUNJATENG.COM – Dongeng anak sebelum tidur Kisah Seekor Rubah Pencuri Anggur.

Berikut dongeng Kisah Rubah Pencuri Anggur:

Baca juga: Dongeng Anak Sebelum Tidur Kisah Kue Beras Kaya Pesan Moral 

Baca juga: Dongeng Fabel Anak Sebelum Tidur Isteva, Penyihir dan Burung Alap-alap

Di suatu siang di pinggiran hutan yang mulai tandus dikala musim kemarau, rubah berjalan-jalan untuk mencar tempat yang nyaman untuk berteduh.

Matanya kesana kemari mengamati dan mencari sesuatu yang menyegarkan.

Beberapa pohon yang dijumpainya tampak tidak berbuah, kalaupun ada itupun sudah jatuh ditanah dan tidak layak lagi.

Ditengah pencarianya rubah melihat pohon anggur yang tumbuh di salah satu batang pohon yang telah mati.

Pohon anggur itu milik kelinci yang rajin bertani. Di musim kemarau, hanya anggur milik Kelinci yang tumbuh. Sebab Kelinci giat sekali bekerja.

Rubah pun berniat mencuri anggur itu.

"Ah sekali-kali tidak apa-apa mencuri," tutur Rubah.

Rubah memikirkan cara untuk mencuri anggur. Buahnya banyak namun hanya berada dibagian atas.

Rubah menghampiri anggur tersebut. Dia melompat untuk menggapai anggur. Lagi dan lagi hingga  beberapa kali dicobanya namun tetap gagal.

Kali ini dia mencoba menggunakan potongan kayu yang ada didekatnya.

“mungkin dengan kayu ini aku bisa menjangkau anggur itu” kata rubah.

Ternyata kayu itu sangat keras dan berat. Dengan giginya, dia mengangkat kayu berat itu. Dan tetap tak terjangkau.

Kemudian dengan segenap kekuatanya dia melompat dengan kayu berat yang iya gigit.

Belum sampai mengenai anggurnya. Crack! Karena terlalu kuat menggigit kayu itu justru gigi rubahlah yang patah.

Dia kesakitan,

"sungguh aku telah mengusahakan anggur yang tidak layak makan ini dengan penuh pengorbanan”rintihnya.

Rubah pun menyesal mencuri.

"Aku menyesal mencuri".

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved