Berita Cilacap

Waspada! 3 Rumah di Cilacap Terbakar Akibat Konsleting Listrik, Pakai Aplikasi Satkartaru

Sebanyak tiga rumah di dusun Karangtawang Rt 08 Rw 6, desa Karanggintung, kecamatan Gandrungmangu, Cilacap terbakar. Kamis (9/2/2023).

istimewa
Petugas Pos Damkar Sidareja saat melakukan pemadaman tiga rumah warga yang terbakar di Desa Karanggintung, Gandrungmangu, Kamis (9/3). Kebakaran diakibatkan karena adanya korsleting listrik. 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Sebanyak tiga rumah di dusun Karangtawang Rt 08 Rw 6, desa Karanggintung, kecamatan Gandrungmangu, Cilacap terbakar, Kamis (9/2/2023).

Kebakaran itu terjadi pada pagi hari sekira pukul 08.30 WIB.

Kepala UPT Damkar Cilacap Supriyadi menuturkan kebakaran yang menghanguskan tiga rumah itu terjadi akibat adanya korsleting listrik di salah satu rumah warga.

"Warga awalnya melihat adanya kepulan asap di salah satu rumah yakni milik Muhirin, kemudian warga tersebut berteriak bahwa telah terjadi kebakaran," kata Supriyadi kepada Tribunbanyumas.com Sabtu (11/3/2023).

Diketahui api juga merembet ke dua rumah yang ada disampingnya. Dua rumah itu adalah milik Suwito dan Dirno.

Mengetahui hal itu, warga sekitar berbondong-bondong datang dengan alat seadanya untuk memadamkan api.

Kemudian warga melaporkan peristiwa itu kepada Pemdes Karanggintung yang dilanjutkan dengan laporan kepada Pos Damkar Sidareja.

"Mendapat laporan tersebut, kami menerjunkan sebanyak 6 personil ke lokasi kebakaran untuk proses pemadaman," ungkap Supriyadi.

Sesampainya di lokasi, petugas dibantu aparat setempat dan warga berjibaku memadamkan si jago merah yang dilanjut dengan pendinginan.

Diketahui petugas Pos Damkar Sidareja menghabiskan 6000 liter air dalam insiden kebakaran itu.

"Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tiga rumah itu. 
Kerugian ditaksir berkisar Rp52 juta," jelas Supriyadi.

Lebih lanjut disebutkan Supriyadi bahwa rumah semi permanen berukuran 9 x 10 meter milik Muhirin (60) beserta seluruh isinya ludes terbakar.

Diperkirakan Muhirin alami kerugian materiil sebesar Rp42 juta.

Kemudian rumah milik Suwito (70) 10 perseb  terbakar pada bagian atap samping kiri dengan taksiran kerugian Rp5 juta.

"Selanjutnya rumah milik Dirno 5 persen terbakar pada atap samping kanan, kerugiannya berkisar Rp2 juta," ungkapnya. 

Supriyadi menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan Aplikasi Satkartaru Siap apabila terjadi kebakaran di sekitarnya agar petugas bisa datang lebih cepat dan kebakaran tidak meluas. (pnk)

Sumber: Tribun Jateng
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved