Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Relawan Prabowo Mania Minta PDIP Legowo Ganjar Jadi Cawapres

Prabowo memiliki rekam jejak yang selalu mengikuti arah politik dari PDI Perjuangan, termasuk saat mengusung Jokowi maju sebagai Gubernur DKI Jakarta

Tayang:
Editor: Vito
Istimewa
Presiden Jokowi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berbincang saat menghadiri panen raya di Kebumen, Kamis (9/3/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Wacana duet Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan politikus PDI Perjuangan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) di pemilu 2024 terus menjadi sorotan.

Hal itu mencuat usai keduanya tampak akrab saat menemani Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja di Kebumen, Kamis (9/3) lalu. Bahkan, Jokowi sempat disebut-sebut menjodohkan keduanya untuk berpasangan di pilpres lewat momen itu.

Relawan Prabowo Mania turut menanggapi wacana itu. Ketua Relawan Prabowo Mania, Immanuel Ebenezer berharap PDI Perjuangan bisa lebih legowo untuk merelakan kursi presiden 2024 kepada Prabowo Subianto.

Menurut dia, sejatinya Megawati Soekarnoputri sebagai Ketum PDI Perjuangan bisa mengikhlaskan kursi capres kepada Prabowo jika nantinya kedua sosok itu berpasangan di pilpres 2024.

"Ya harapan kami ke depan PDIP sedikit legowo-lah, apalagi Bu Mega kan negarawan-lah beliau," kata Noel, sapaannya, Senin (13/3).

Terlebih, dia menambahkan, Prabowo memiliki rekam jejak yang selalu mengikuti arah politik dari PDI Perjuangan, termasuk saat mengusung Jokowi maju sebagai Gubernur DKI Jakarta lalu.

Tak hanya itu, Noel menyebut, Prabowo juga memiliki loyalitas dan totalitas terhadap kemajuan bangsa Indonesia, yang mana hal ini selaras dengan ideologi politik PDI Perjuangan.

"Yang penting kan tidak ada perbedaan ideologis yang signifikan. Soal ideologi Pak Prabowo sejalan dengan ideologi yang dijalankan oleh PDIP itu Pancasila," ucapnya.

Selain itu, Noel menuturkan, perihal dengan pemahaman NKRI, Menteri Pertahanan (Menhan) itu dinilai tak perlu diragukan. Sebab, ia berkeyakinan kalau Prabowo merupakan sosok yang mengedepankan konstitusional.

"Artinya kasih kesempatan sih Pak Prabowo. Pak Prabowo kan juga selama ini loyalitas dan totalitas mengikuti arah politiknya PDIP. Soal NKRI, Pak Prabowo jangan ditanyakan lagi, soal NKRI kan soal konstitusional," sambungnya.

Meski demikian, sejauh ini pihaknya masih meyakini sekaligus menginginkan Prabowo Subianto yang menjadi capres.

"Kalau kami sebagai pendukungnya Pak Prabowo, kami meyakinkan dan keinginan kami ya capres-nya dari Pak Prabowo-nya, bukan soal partai atau tidak partai, tetapi ini persoalan kehendak dan keinginan rakyat," bebernya.

Noel pun akan menyerahkan seluruh keputusan internal Partai Gerindra, termasuk Prabowo sebagai ketum partai perihal siapa yang akan diusung sebagai capres.

Hanya saja, dia menambahkan, dukungan yang pihaknya berikan hingga 2024 menginginkan Prabowo sebagai presiden, bukan sebagai wapres.

"Itu kan keputusan politik ya (penunjukan capres-cawapres-Red), itu ada di tangan pak Prabowo sebagai Ketua Umum Partai Gerindra. Kami sebagai pendukung yang di luar struktural partai ya keinginan kami itu Pak Prabowo presiden 2024, bukan 2024 Prabowo wakil presiden," tukasnya. (Tribunnews/Rizki Sandi Saputra)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved