Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ini Perbedaan 3 Jenis Ular Berukuran Besar Piton, Anakonda dan Boa

Inilah tiga perbedaan jenis-jenis ular berukuran besar yakni ular piton, anakonda dan boa.

Penulis: non | Editor: galih permadi
Facebook/Daily Mail
Ini Perbedaan 3 Jenis Ular Berukuran Besar Piton, Anakonda dan Boa 

Ini Perbedaan 3 Jenis Ular Berukuran Besar Piton, Anakonda dan Boa

TRIBUNJATENG.COM - Inilah tiga perbedaan jenis-jenis ular berukuran besar yakni ular piton, anakonda dan boa.

Ular-ular yang berukuran besar memang ada banyak macamnya.

Ada ular piton, ular anakonda, dan ular boa. Di Indonesia, kita juga mengenal ular sanca.

Ular boa

Dalam bahasa Latin, nama ‘boa’ artinya adalah ular besar, teman-teman.

Ular yang termasuk jenis ular boa ada yang bisa tumbuh sampai 9 meter dan beratnya sampai 127 kilogram.

Ular boa tinggal di lingkungan yang lembap, dipenuhi tumbuhan dan rerumputan.

Di Bumi, ada 41 spesies boa yang tersebar luas di Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, Asia, Madagaskar, dan pulau-pulau Pasifik.

Jenis boa yang paling terkenal adalah boa pembelit yang bisa melilit mangsanya hingga sesak napas.

Ular Piton

Ular piton atau ular sanca tersebar di seluruh Asia, Australia, Madagaskar, dan Afrika.

Di Indonesia ada banyak ular piton atau ular sanca, lo, seperti piton burma, sanca air papua, sanca kembang, dan sanca permata.

Di dunia, ada sekitar 33 spesies ular piton.

Ular ini bisa tumbuh sampai 113 kilogram dan panjangnya bisa sampai 10 meter.

Salah satu spesies ular piton adalah ular terpanjang di dunia yaitu Pyhton reticulatus atau sanca kembang.

Ular ini juga menyerang mangsa dengan cara melilit mangsa dan membuat mangsanya sesak napas.

Ular Anakonda

Ular anakonda yang lebih banyak menghabiskan waktu di air

Ular anakonda ini sebenarnya merupakan bagian keluarga ular yang sama dengan ular boa, yaitu Boidae.

Sehingga anakonda sering disebut boa air.

Ada empat spesies ular anakonda di dunia, yang tinggal di Amerika Selatan.

Anakonda suka tinggal di lahan basah dan hutan hujan, mereka bisa bergerak lebih cepat di dalam air dibandingkan di daratan, lo.

Salah satu spesies anakonda, Eunectes murinus atau anakonda hijau adalah ular terbesar di dunia.

Ada ular anakonda yang bisa tumbuh sampai lebih dari 250 kilogram, panjangnya 9 meter, dan diameter tubuhnya sekitar 30 sentimeter.

Ketiga ular itu termasuk dalam kelas Reptilia dan ordo Squamata, namun ketiganya berasal dari keluarga yang berbeda.

Perbedaan Keluarga Ular Boa, Piton, dan Anakonda

Boa dan anakonda termasuk dalam keluarga ular Boidae jadi sebenarnya anakonda adalah spesies ular boa.

Kemudian kebanyakan klasifikasi mengelompokkan piton dalam kelompok keluarga Pythonidae.

Ada juga yang mengelompokkan piton ke dalam keluarga Boidae dengan sub-keluarga Pythonidae.

Menurut situs Sciencing, bisa dikatakan, istilah ‘boa’ digunakan untuk menggambarkan sekelompok ular;

anakonda adalah salah satu ular dalam kelompok itu; dan piton adalah kerabat ular boa namun merupakan jenis ular yang berbeda.

Ular Boa, Piton, dan Anakonda di Alam Liar

Ketiga ular ini sama-sama pemakan daging, biasanya mereka makan burung, mamalia kecil, hewan pengerat, reptil lain, atau ular lain.

Namun ada juga jenis ular yang bisa makan mangsa yang lebih besar, seperti anakonda yang bisa melumpuhkan jaguar.

Di alam liar, boa dan piton hidup sampai sekitar 35 tahun sementara anakonda hidup sekitar 10 tahun.

Persamaan lain tiga ular itu adalah mereka sama-sama bisa hidup di air, namun anakonda menghabiskan lebih banyak waktu hidupnya dalam iar.

Kemudian piton berkembang biak dengan cara bertelur sementara boa dan anakonda melahirkan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved