Breaking News:

Pemilu 2024

Sosok Aswin Penyandang Disabilitas dari Partai Nasdem Ikut Pencalonan DPRD Jepara

Penyandang disabilitas Aswin Helmi Aditiyanto membawa misi khusus untuk melenggang ke kursi DPRD Jepara.

TRIBUNMURIA/YUNANWETIAWAN
Aswin Helmi Arditiyanto (41), penyandang disabilitas, bakal caleg dari Partai Nasdem saat ditemui tribunmuria.com, di KPU Jepara, Kamis (11/5/2023)  Dia ingin mewujudkan hak-hak penyandang disabilitas terpenuhi. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA- Penyandang disabilitas Aswin Helmi Aditiyanto membawa misi khusus untuk melenggang ke kursi DPRD Jepara.

Pria 41 tahun ini akan memperjuangkan hak-hak penyandang disabiiltias yang selama ini terabaikan. Menurutnya, hingga saat ini hak-hak penyandang disabilitas masih terabaikan. Terutama di sektor kerja. 

Banyak teman-temannya kesulitan mencari kerja di sektor formal karena terkendala persyaratan. Atas dasar itu, dia memantapkan diri maju pencalonan DPRD Jepara.

Ia akan bersaing dengan calon legislatif lain di daerah pemilihan V yang meliputi Kecamatan Batelait, Pecangaan, dan Kalinyamatan.

Kader Partai Nasdem itu mengaku telah membangun jejaring sosial untuk menyukseskan pencalonanya.

Dia akan mengandalkan silaturahim sebagai senjata mengais suara dari pemilih. Dia akan mendatangi dari rumah ke rumah masyarakat. 

Selain itu, dia juga instens berkomunikasi dengan rekan-rekan sesama penyandang disabilitas. Cara tersebut, ujarnya, bisa menutupi kelemahan di sektor dana.

Dia mengungkapkan hanya memiliki modal Rp 10 juta dalam pencalonan ini. Namun ia tetap optimis bisa terpilih sebagai wakil rakyat pada Pemilu 2024 medantang.

“Yang melatarbekalangi saya maju pencalonan DPRD untuk mewujudkan hak-hak disabilitas,” ujar pria asal Desa Tahunan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, kepada tribunmuria.com, Kamis (11/5/2023).

Dia menyoroti minimnya penyandang disabilitas bekerja di pemerintahan. Menurutnya hal itu karena mereka terkendala persyaratan.

Banyak penyandang disabilitas di Jepara yang mau mendaftar berumur di atas 40 tahun. Sementara dalam persyaratan pendaftaran CPNS diketahu umur maksimal 40 tahun.

Hal itu yang membuat penyandang disabilitas tidak lolos seleksi. Dia mengusulkan ada perubahan persyaratan untuk penyandang disabilitas.

Di Jepara, kata dia, penyandang disabilitas berjumlah 3.000 orang. Namun jumlah itu tidak semua terdata oleh Pemkab Jepara.

Menurutnya, penyandang disabilitas yang terdata oleh Dinsospermades Kabupaten Jepara hanya sekira 1.000 orang. Ada beberapa faktor yang membuat penyandang disabilitas luput dari pendataan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved