Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Aksi Damkar Kota Pekalongan, Evakuasi Dompet Milik Septiani Jatuh ke Gorong-gorong

Petugas pemadam kebakaran tidak hanya memadamkan api, melepaskan cincin, atau mengevakuasi sarang tawon.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
Dok Satpol P3KP Kota Pekalongan
petugas satuan polisi pamong praja pemadam kebakaran dan penyelamatan Kota Pekalongan, membantu warga mengambil dompet yang jatuh di gorong-gorong, Minggu (28/5/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Petugas pemadam kebakaran tidak hanya memadamkan api, melepaskan cincin, atau mengevakuasi sarang tawon.

Namun kali ini, petugas satuan polisi pamong praja pemadam kebakaran dan penyelamatan Kota Pekalongan, membantu warga mengambil dompet yang jatuh di gorong-gorong, Minggu (28/5/2023).

Nur Arifin Ketua regu 4 damkar Kota Pekalongan mengatakan, lokasi jatuhnya dompet milik Septiani (16) warga Kradenan, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, berada di jalan Urip Sumoharjo, nomor 250 A, Kradenan, Kecamatan Pekalongan Selatan.

"Kami menerima laporan dari masyarakat adanya dompet yang jatuh ke gorong-gorong itu, sekitar pukul 10.10 WIB. Lalu, saya bersama tiga petugas yang lain langsung menuju ke lokasi kejadian," kata Nur Arifin Ketua regu 4 damkar Kota Pekalongan saat dihubungi Tribunjateng.com.

Ia menjelaskan, kejadian itu terjadi saat Septiani selesai belanja dan hendak pulang. Namun, ketika mau memasukkan dompet ke tas, dompet itu terjatuh dan masuk ke gorong-gorong.

"Evakuasi dompet, kita menggunakan linggis, kampak, palu dan untuk menjepit dompet kami gunakan alat grab stick," jelasnya.

Arifin menambahkan, dalam evakuasi dompet ini petugas mengalami kendala di antaranya, gorong-gorong tersebut ditutup oleh cor-coran.

Lalu, di sela-sela cor tersebut ketika di pukul pakai martil tidak ada efek sampingnya.

Sehingga, petugas mendorong dompet itu agar bisa terlihat di tengah-tengah lubang cor.

"Dompet milik korban ini jatuh tidak ditengah-tengah lubang pada cor tersebut. Jadi, kami mendorong dompet itu agar bisa terlihat di tengah-tengah lubang cor tersebut.

Ketika terlihat, langsung kami jepit menggunakan alat grab stick," tambahnya.

Arifin mengungkapkan, petugas membutuhkan waktu sekitar 90 menit untuk mengambil dompet berwarna orange milik perempuan tersebut.

"Lamanya evakuasi karena ada kendala tersebut. Alhamdulillah, dompet bisa diambil dan langsung diserahkan ke pelapor (Septiani)," ungkapnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved