Berita Karanganyar
Tim Satgassusgah TPK Sambangi Karanganyar, Cek Soal Distribusi Pupuk Subsidi dan Alsintan
Tim Satuan Tugas Khusus Pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Satgasusgah TPK) Polri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karanganyar
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Tim Satuan Tugas Khusus Pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Satgasusgah TPK) Polri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karanganyar guna melihat terkait distribusi pupuk bersubsidi dan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Tim Satgassusgah TPK yang dipimpin Hotman Tambunan disambut langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto, Sekda Karanganyar, Timotius Suryadi, Kapolres Karanganyar, AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy serta sejumlah kepala OPD di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (6/6/2023) siang.
Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto menyampaikan, pihaknya siap mendampingi tim saat melakukan tinjauan ke lapangan guna melihat bagaimana mekanisme dan distribusi soal pupuk bersubsidi dan alsintan kepada para petani.
Terkait alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Karanganyar memang belum sesuai dengan kebutuhan dalam rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) 2023.
"Kebutuhan urea 25 ribu ton, NPK 29 ribu ton. Alokasi urea 18 ribu ton dan NPK 9.5000 ton. Masih ada yang belum terpenuhi.
Oleh karena kami mengajak petani bergeser untuk bertani organik. Alhamdulillah dari 17 kecamatan, kita sudah bisa membentuk 9 kecamatan, didorong ke arah pertanian organik," katanya saat menerima kunjungan kerja Tim Satgassusgah TPK di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.
Kepala Dispertan PP Karanganyar, Siti Maesaroh menambahkan, sawah di Kabupaten Karanganyar luasnya 20.671, 53 hektare dan jumlah petani yang terverifikasi sebagai penerima bantuan subsidi sebanyak 68.308 orang.
Dari jumlah tersebut petani yang telah memiliki kartu tani guna pengambilan pupuk ada sebanyak 55.866 orang dan kartu yang telah digunakan ada 29.742 buah.
"Persentase penebusan pupuk dari awal tahun sampai 31 Mei 2023, total 21.931.640 ton, terdiri dari urea 10.824.743 ton dan NPK 4.457.783 ton," imbuhnya.
Terkait alsintan pra panen yang disalurkan kepada para petani di Karanganyar pada 2021 dan 2022 total ada 1 unit traktor roda 4, 54 unit traktor roda 2, cultivator 20 unit, pompa air 126 unit, hand sprayer 94 unit dan transplanter 4 unit.
Sedangkan alsintan pasca panen pada 2021 dan 2022 total 37 unit power thresher, 6 unit power thresher multiguna, 10 kendaraan roda 3, 10 unit corn siller, 2 unit combain harvester besar, 1 unit alat angkut roda 4. Alsintan tersebut mayoritas berasal dari aspirasi DPR RI.
Sementara itu Hotman Tambunan mengatakan, kedatangan tim dalam rangka melihat bagaimana distribusi dan pendataan pupuk bersubsidi serta bantuan alsintan.
Dia menjelaskan, kapolri sangat peduli terhadap bantuan yang diberikan kepada para petani. Oleh karena itu dibentuklah tim satgas khusus terkait pangan.
"3 hari kedepan fokus kami, untuk melihat distribusi pupuk bersubsidi dan alsintan. Bagaimana pendataan, mekanisme penyaluran ke petani. Kemudian melihat implementasi Permentan Nomor 10 Tahun 2022," terangnya.
Selain itu pihaknya akan melihat bagaimana tata kelola alsintan yang diberikan kepada kelompok petani di Karanganyar. Lanjutnya, apakah masih dilakukan pembinaan oleh dinas atau tidak. Begitu juga bagaimana apabila mekanisme apabila alsintan tersebut mengalami kerusakan. (Ais).
Baca juga: PPIH Embarkasi Solo Terapkan OSS, Calon Jamaah Lebih Banyak Istirahat
Baca juga: Cemburu! Wanita Ini Tega Teriak Maling Ke Pacarnya Hingga Dikeroyok Warga
Baca juga: Detik-detik Minibus Pengangkut Rokok Ilegal Dicegat Bea Cukai Kudus di Jepara
Baca juga: Inilah Sosok Syarifah Siswi SMP Dilaporkan ke Polisi Karena Mengkritik Pemkot Jambi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tim-Satgasusgah-TPK.jpg)