Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

kominfo kota pekalongan

Bunda PAUD Kota Pekalongan Kawal Transisi PAUD-SD Menyenangkan

Perluasan gerakan program Merdeka Belajar terkait gerakan transisi PAUD ke sekolah dasar (SD).

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
Dok Kominfo Kota Pekalongan
Bunda Paud Kota Pekalongan Inggit Soraya saat menghadiri kegiatan parenting transisi PAUD-SD, di aula B kantor Dindik setempat, Selasa (20/6/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Perluasan gerakan program Merdeka Belajar terkait gerakan transisi PAUD ke sekolah dasar (SD) yang menyenangkan, terus digenjot Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan, satu di antaranya dengan mengoptimalkan peran bunda PAUD, serta menyasar orang tua.

Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengatakan, Bunda PAUD Kota, Kecamatan, dan Kelurahan sangat berperan penting dalam menyebarluaskan pemahaman penerapan gerakan transisi PAUD-SD yang menyenangkan.

Baca juga: Gelar Gebyar PAUD Blora 2023, Jadi Ajang Kompetisi dan Pemicu Motorik Anak

"Sejumlah upaya intervensi terus dilakukan dengan, melibatkan stakeholder terkait seperti HIMPAUDI dan IGTKI," kata Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya usai menghadiri kegiatan parenting transisi PAUD-SD, di aula B kantor Dindik setempat, Selasa (20/6/2023).

Disampaikan Inggit, ada 3 target fokus yang harus diimplementasikan dalam proses transisi PAUD-SD ini antara lain meniadakan tes calistung pada PPDB SD, melaksanakan masa perkenalan lingkungan sekolah minimal selama 2 minggu dan menerapkan pembelajaran yang menyenangkan. 

Bunda Paud Kota Pekalongan Inggit Soraya saat menghadiri kegiatan parenting transisi PAUD-SD 2
Bunda Paud Kota Pekalongan Inggit Soraya saat menghadiri kegiatan parenting transisi PAUD-SD, di aula B kantor Dindik setempat, Selasa (20/6/2023).

"Kita sama-sama berusaha menggencarkan sosialisasi, lebih cepat tersebar maka akan lebih banyak yang tahu dan paham."

"Kemudian, goalsnya ketika anak masuk SD gerakan tersebut sudah terimplementasi dengan baik," ucapnya. 

Baca juga: Hal Ini Perlu Diperhatikan dalam Project Based Learning untuk PAUD, Ini Penjelasan Pakar

Menurutnya, gerakan tersebut diinisiasi untuk memastikan hak anak dalam mendapatkan pembelajaran efektif dan menyenangkan sejak berusia dini.

Sehingga belajar bukan beban, tapi pembelajaran untuk meningkatkan perkembangan otak anak.

"Jadi harus dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan, mulai dari orang tua, guru, hingga kepala sekolah," ujarnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved