Idul Adha
Dibalik Tradisi Berkurban Kerbau Hingga Kuliner Serba Kerbau di Kudus
Masyarakat Kabupaten Kudus masih menjaga ketat tradisi berkurban dengan kerbau untuk mengganti hewan sapi.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS — Masyarakat Kabupaten Kudus masih menjaga ketat tradisi berkurban dengan kerbau untuk mengganti hewan sapi. Tradisi itu masih dijaga bertahun-tahun lamanya.
Humas Yayasan Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus, Denny Nur Hakim mengatakan bahwa Tradisi kurban kerbau sebagai pengganti sapi adalah tradisi yang sudah terjadi pada zaman Sunan Kudus.
"Ceritanya bisa dikatakan adalah strategi Sunan Kudus dalam menyebarkan agama Islam, tidak dengan kekerasan namun pendekatan dengan tradisi budaya. Pada waktu itu Sunan Kudus tidak menyembelih sapi," katanya, Kamis (29/6/2023)
Hingga saat iduladha tiba, Sunan Kudus atau Ja'far Shadiq menggantikan hewan sapi menjadi hewan kerbau. Lantaran sapi menjadi hewan yang disakralkan oleh umat Hindu.
"Sehingga saat tiba Iduladha, Sunan Kudus menggantikan hewan sapi menjadi hewan kerbau. Tradisi itu terus berjalan hingga saat ini. Masyarakat Kudus terbiasa dengan berkurban hewan kerbau," ucapnya.
Tradisi tersebut juga berdampak kepada kuliner di Kabupaten Kudus yang lebih menggunakan bahan dasar daging kerbau ketimbang sapi.
Beberapa kuliner yakni diantaranya satai kerbau, sop kerbau, soto kerbau dan sebagainya.
"Tradisi itu hingga berdampak kepada dunia kuliner di Kabupaten Kudus yang menggunakan daging kerbau ketimbang menggunakan daging sapi," tutupnya. (Rad)
Baca juga: Modal Rp 15 Ribu, R Murid SMP Negeri 2 Pringsurat Temanggung Bakar Sekolahnya
Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok Jumat 30 Juni 2023, Gemini Kesulitan Menjaga Komitmen
Baca juga: Chord Kunci Gitar Besi Tua Fourtwnty
Baca juga: Inilah Sosok Nafhafirah TikToker Cantik Ngaku Naksir Mamat Alkatiri, Netizen Curiga Diguna-guna
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Idul-adha-Masjid-Menara-Kudus.jpg)