Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Wali Murid Ikut Upacara di SDN 1 Ngaliyan Semarang Saat Hari Pertama Masuk Sekolah

Upacara pertama untuk peserta didik baru di SDN 1 Ngaliyan Kota Semarang diikuti oleh orang tua siswa

|
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Upacara pertama untuk peserta didik baru di SDN 1 Ngaliyan Kota Semarang diikuti oleh orang tua siswa.

Mereka berbaris bersama peserta didik baru lainya di halaman sekolah.

Bahkan secara penuh wali murid tersebut mengikuti upacara bendera.

Raut wajah para wali murid juga nampak sumrimgah saat mengikuti upacara.

Meski demikian, pandangan para wali murid acapkali fokus pada anak-anaknya yang baru saja masuk sekolah.

Baca juga: Berada di Pusat Kota Solo, Ini Alasan SDN Tumenggungan Hanya Terima Satu Siswa

Usai mengikuti upacara, para wali murid mengantar anak-anaknya ke kelas.

Bahkan mereka menunggu di depan kelas, sembari mengamati anak-anaknya.

Dikatakan Raip satu di antara wali murid, ia mengikuti upacara dan menunggu anaknya lantaran anaknya belum mengenal rekan-rekannya di sekolah.

Warga Ngaliyan tersebut juga berujar akan mengantar anaknya hingga hari ke-2 sekolah.

“Setelah mengenal rekan-rekannya baru saya lepas anak saya,” katanya, Senin (17/7/2023).

Raip menuturkan, ia memasrahkan anaknya kepada sekolah.

Hal tersebut lantaran Raip percaya SDN 1 Ngaliyan bisa memberikan pendidikan terbaik untuk anaknya.

“Program di sini juga sangat jelas dan berkompeten jadi saya percaya SDN 1 Ngaliyan bisa memberikan ilmu ke anak-anak,” tuturnya.

Adapun Kepala SDN 1 Ngaliyan, Ngatiningsih berujar, hari pertama masuk sekolah SDN 1 Ngaliyan menggelar berbagai acara.

Drum band, tarian hingga pembacaan puis sengaja digelar untuk menyambut kedatangan murid baru.

“Orang tua siswa juga kami ikutkan dalam upacara, tujuannya untuk memotivasi anak-anaknya,” katanya.

Ngatiningsih menambahkan, wali murid memang diizinkan masuk ke kelas pada hari pertama.

Namun di hari ke-2 wali murid diberikan tempat di luar sekolah untuk mendampingi anak-anaknya.

“Meski demikian, komunikasi tetap berjalan baik dari sekolah maupun ke wali murid,” imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved