Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Ingat Eka yang Ditusuk Pacar 16 Kali, Dipaksa Ngaku Korban Begal? Masih Bucin, Siap Dinikahi Pelaku

gadis bernama Eka ini jadi korban penganiayaan oleh pacarnya sendiri, hingga ditikam sampai 16 kali di mobil

Editor: muslimah
TikTok
Eka, gadis bucin asal Kab. Asahan kini siap menikahi pacar yang menganiaya dirinya di mobil. 

TRIBUNJATENG.COM - Ingat Eka? gadis yang ditusuk pacarnya hingga 16 kali?

Gadis 23 yahun itu sebelumnya sempat menjadi berita karena menjadi korban penganiayaan AN (20), pacarnya.

Eka ditusuk di dalam mobil hingga 16 kali.

Parahnya, setelah itu dia disuruh mengaku sebagai korban begal.

Namun kejadian tersebut ternyata bukan apa-apa bagi Eka.

Cintanya pada AN masih sangat besar dan ia malah siap untuk dinikahi.

Baca juga: Tragedi Open BO, MH yang Tak Puas dengan Pelayanan Malah Dibunuh Kerabat Teman Kencan

Baca juga: Viral Biaya Paket Seragam SMA Negeri di Tulungagung Capai Rp 2,3 Juta, 1 Jilbab Dipatok Rp 160 Ribu

Simak selengkapnya!

Wanita berusia 23 tahun itu bukan hanya dipukul, namun sampai ditikam hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

AN saat ini sudah diamankan polisi usai menikam pacarnya sendiri hingga terluka.

Bahkan, belum lama ini Eka ditikam kekasihnya ketika di dalam mobil saat melintas di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

Namun, sang kekasih meminta Eka mengaku sebagai korban begal saat buat laporan ke polisi.

"Awalnya, kami mendapatkan laporan dari masyarakat yang menyebut ada korban dibegal di daerah terminal. Setelah kami cek, ternyata korban mengaku ditikam oleh pacarnya," kata Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Asahan, Iptu Arbin Rambe.

Ia melanjutkan, setelah 16 kali ditikami pacar, korban kemudian diantarkan ke tempat kerjanya.

Karena terluka parah, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh warga dan teman-temannya.

"Ada 16 bekas luka tikaman di bagian perut hingga ke tangan," kata Arbin.

Polisi pun turut mengamankan pisau dan mobil yang digunakan pelaku sebagai barang bukti.

"Sementara saat ini korban masih syok dan masih dirawat. Jadi belum bisa dimintai keterangan secara lengkap," kata Rambe, Rabu (12/7/2023) lalu.

Disisi lain, Eka tampaknya tak menaruh dendam dengan pacarnya tersebut.

Malahan, ia ingin dinikahi usai sang kekasih keluar dari penjara.

Eka mengatakan, dirinya sudah mencabut laporan di Polres Asahan.

"Sudah cabut laporan. Karena, niatnya tidak ada untuk melapor saat itu," katanya.

Ia juga mengatakan jika ingin segera menikah dengan sang kekasih.

"Saya sudah jenguk dia di sel. Saya di rumah pihak keluarga karena kami mau ke jenjang yang lebih serius ingin menikah," katanya dalam video  melansir Tribun Jakarta.

Menurutnya, pertengkaran merupakan hal yang lumrah dalam hubungan asamara sepasang kekasih.

Meski sudah terluka, namun ia menganggap yang dialaminya hanya pertengkaran biasa.

"Itu hanyalah pertengkaran biasa. Dalam bentuk pacaran, biasalah, ada bertengkar, cekcok, salah salah paham dan pertengkaran. Biasalah," kata Eka.

Bahkan, ia menuding keterangan polisi yang menyebut bahwa dirinya mengalami belasan tusukan adalah tidak benar.

"Kalau 16 tusukan, saya sudah tidak ada teman-teman. Enggak mungkin, itu hanya luka-luka kecil biasa," katanya.

Menurutnya, sang kekasih sedang khilaf hingga melakukan hal tersebut kepadanya.

Mengenai pelaku membawa pisau dan menikam dirinya, Eka mengatakan AN cuma khilaf.

"Sampai pisau tersebut (ditikam), khilaf gitu, kemudian lama-lama jadi seperti itulah kejadiannya, itu bukan tusuk, hanya sayat," kata Eka Wahyuni Lestari.

(TribunStyle.com )

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved