Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PKL Masjid Jumadil Kubro Dibongkar

BREAKING NEWS: 27 Lapak PKL Masjid Jumadil Kubro Semarang Ditertibkan Satpol PP

Sejumlah 27 lapak PKL di Jalan Arteri Yos Sudarso, Terboyo Kulon, Genuk, tepatnya di dekat wisata Masjid Jumadil Kubro Semarang ditertibkan petugas Sa

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Petugas Satpol PP Kota Semarang membongkar lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Arteri Yos Sudarso, Terboyo Kulon, Genuk, tepatnya di dekat wisata Masjid Jumadil Kubro Semarang, Kamis (3/8/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah 27 lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Arteri Yos Sudarso, Terboyo Kulon, Genuk, tepatnya di dekat wisata Masjid Jumadil Kubro Semarang ditertibkan petugas Satpol PP Kota Semarang, Kamis (3/8/2023). 

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, rencana penertiban sudah dikomunikasikan sejak tiga bulan lalu.

Rencananya, pembongkaran akan dilakukan pada awal Juli. Namun, pedagang menghendaki akhir Juli.

Pihaknya juga telah memberikan surat peringatan (SP) 1 dan SP 2 dan meminta pedagang membongkar secara mandiri.  

Dari 27 lapak, 20 diantaranya telah membongkar secara mandiri. Sedangkan, tujuh lapak dibongkar petugas Satpol PP Kota Semarang dalam kondisi sudah kosong. 

"Ini ada tujuh lapak yang belum terbongkar. Kami bongkar alhamdulillah kondusif," ucap Fajar. 

Pembongkaran ini, sambung dia, untuk mendukung proyek nasional bersamaan dengan pembangunan Tol Semarang - Demak.

Menurutnya, para PKL sudah menyadari sehingga pembongkaran ini berjalan lancar tanpa ada perlawanan. 

Selanjutnya, Pemerintah Kota Semarang akan mencari alternatif tempat untuk relokasi para pedagang. 

"Kami cari altermatif lain mungkin di eks Terminal Terboyo atau dimana. Saya maturnuwun pembongkaran kondisi relatif aman," katanya

Sementara, Konsultan Proyek Jalan Tol Semarang - Demak, Dodi Indra Wirawan mengatakan, para pedagang telah mendapatkan tali asih sesuai kesepakatan yakni Rp 5 juta per lapak. Tali asih sudah diberikan pada awal Juni lalu. 
 
Rencananya, lokasi lapak yang ditertibkan tersebut akan dilakukan pembenahan berupa peninggian jalan serta perbaikan saluran untuk penataan wilayah kaligawe. 

"Begitu bersih, setelah ini dikerjakan peninggian dari Kaligawe sampai Genuk dan di bawah flyover," bebernya. 

Dody menargetkan, peninggian jalan selesai hingga akhir tahun ini. Adapun secara keseluruhan, proyek tol akan selesai dua tahun mendatang. 

"Proyek secara keseluruhan sampai dua tahun lagi, tapi ini nanti yang jalan ini sampai akhir tahun," sebutnya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved