Wonosobo Hebat

Wonosobo Wedding Expo 2023 Meriah, Tingkatkan Geliat Ekonomi Daerah

TRIBUN JATENG/IMAH MASITOH
Suasana kemeriahan Wonosobo Wedding Expo 2023 berlangsung di Gedung Sasana Adipura Kencana Wonosobo, Sabtu (5/8/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Baru pertama kali digelar, Wonosobo Wedding Expo 2023 meriah digelar di Gedung Sasana Adipura Kencana Wonosobo.

Wonosobo Wedding Expo 2023 berlangsung dari tanggal 4-6 Agustus 2023.

Adanya Wonosobo Wedding Expo 2023 diharapkan dapat menjadi wadah calon pengantin dapat menemukan ide-ide pernikahannya.


Selain itu event ini juga diharapkan dapat ikut serta menggerakkan geliat perekonomian di Kabupaten Wonosobo.


Rina Martiana, selaku Ketua Panitia Wonosobo Wedding Expo 2023 mengatakan ada sebanyak 37 vendor yang turut serta mengikuti event ini.


Tidak hanya vendor dari Kabupaten Wonosobo melainkan juga dari luar Kabupaten Wonosobo seperti Temanggung, Pekalongan, hingga Jogjakarta. 


Event ini mengadakan beberapa kegiatan mulai dari pameran, diskusi lokakarya, pagelaran busana pengantin dan fashion show. 


"Didalamnya menyediakan juga booth vendor undangan, WO, catering, MUA, venue, photo booth," imbuhnya. 


Antusias pengunjung terlihat dengan ramainya mendatangi event ini. Rina menyebut beberapa vendor mulai kebanjiran orderan dengan adanya event ini.


"Dengan kegiatan ini dinilai sangat efektif terlihat beberapa vendor juga mulai kebanjiran orderan. Mungkin masih ada beberapa vendor yang masi ragu untuk ikut, semoga tahun berikutnya mereka mau bergabung," ujarnya. 


Sementara itu, Agus Wibowo selaku Kepala Disparbud Kabupaten Wonosobo mengatakan mendukung event Wonosobo Wedding Expo 2023.


Menurutnya event ini mampu menggerakkan geliat perekonomian di Kabupaten Wonosobo. Mengingat acara pernikahan dapat menggerakkan berbagai sektor di dalamnya.  


"Kegiatan wedding mampu menggerakkan segala sektor seperti sound sistem, seni pertunjukan, kria, dan sebagainya, ini banyak yang berimbas perekonomian," ujarnya. 


Saat ini Kabupaten Wonosobo sedang berupaya untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat. 


Sumber daya yang dimiliki masih belum maksimal diinovasi menjadi sesuatu yang lebih produktif, lebih inovatif dan memberi nilai ekonomi. 


"Tahun ini sesuai road map kami di ekonomi kreatif 3 yang sudah maju yaitu seni pertunjukan, fotografi, kuliner. Tahun ini tambah 3 yaitu fashion, film, dan kria. Dan tahun depan tambah 3 lagi. Sehingga bisa sampai sub Ekraf yang jumlahnya 17 bisa tergarap semua," jelasnya. 


Kadin Agus juga berpesan kepada vendor pernikahan untuk senantiasa menyisipkan adat pengantin khas Wonosobo sebagai upaya melestarikan Kebudayaan Wonosobo. (ima)