Sabtu, 16 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Bola

Ini Dua Hukuman Berat yang Incar PSG Jika Nekat Sembarangan Putus Kontrak Neymar

Paris Saint-Germain (PSG) tampaknya tak bisa serta-merta memutus kontrak dengan bintangnya, Neymar

Tayang:
Editor: muh radlis
@OptaJean
Neymar Jr merayakan gol untuk PSG 

TRIBUNJATENG.COM - Paris Saint-Germain (PSG) tampaknya tak bisa serta-merta memutus kontrak dengan bintangnya, Neymar, lantaran menghadapi ancaman sanksi berat yang mungkin menghantui langkah mereka.

Masalah kontrak Neymar dengan PSG kini semakin rumit dan terdapat potensi konsekuensi besar yang perlu diatasi oleh klub.

Setelah kasus permasalahan dengan Kylian Mbappe, PSG kini berhadapan dengan drama serupa yang melibatkan pemain bintang lainnya, Neymar.

Neymar telah menyatakan niatnya untuk meninggalkan Parc des Princes pada bursa transfer musim panas 2023.

PSG juga mengonfirmasi bahwa mereka tidak akan mempertahankannya dalam skuad musim depan yang akan ditangani oleh Luis Enrique.

Namun, ada hambatan yang harus diatasi oleh PSG jika ingin memutus kontrak Neymar secara sepihak.

Neymar memiliki kontrak yang masih berlaku hingga Juni 2027.

Luis Enrique dan Luis Campos, direktur olahraga klub, telah memberitahu Neymar bahwa PSG tidak akan mengandalkannya lagi.

Mengutip dari Mundo Deportivo, langkah yang bisa diambil PSG adalah dengan mengakhiri kontrak Neymar secara sepihak.

Namun, PSG harus siap menghadapi konsekuensi serius sebagai akibat dari tindakan tersebut.

Pertama-tama, PSG harus membayar kompensasi yang signifikan untuk sisa kontrak empat tahun Neymar.

Gaji Neymar di PSG mencapai 56 juta euro (sekitar Rp 935 miliar) per tahun.

Dengan empat tahun tersisa dalam kontrak, PSG mungkin harus membayar hingga 224 juta euro sebagai pesangon untuk pemain ini.

Hal ini menjadi masalah besar bagi PSG karena jumlah tersebut jauh lebih besar dari ketika Neymar dibeli dari Barcelona enam tahun yang lalu, yang menciptakan rekor transfer saat itu.

Selain itu, konsekuensi lain dari pemutusan kontrak ini adalah kemungkinan sanksi larangan transfer selama dua periode yang mungkin diberlakukan oleh FIFA.

FIFA memiliki peraturan yang ketat dalam hal status dan transfer pemain.

Pemutusan kontrak semacam ini bisa mengakibatkan PSG dilarang merekrut pemain baru dalam dua periode transfer berturut-turut.

Sanksi tersebut termasuk larangan mendaftarkan pemain baru, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan kontrak Neymar yang masih berlaku hingga Juni 2027, PSG dan Neymar harus mencapai konsensus terkait masa depan pemain ini.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved