Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Skenario Pengamanan Markas Polres Tegal saat Menghadapi Serangan Sejumlah Orang

Puluhan anggota Polri melakukan simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispamako) di Mapolres Tegal Kota, Sabtu (12/8/2023).

Tribun Jateng/ Fajar Bahrudin
Simulasi pengamanan markas komando saat orang tak dikenal menyerang dengan senjata tajam di Mapolres Tegal Kota, Sabtu (12/8/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Puluhan anggota Polri melakukan simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispamako) di Mapolres Tegal Kota, Sabtu (12/8/2023).

Seluruh anggota ikut terlibat, mulai dari pejabat utama, anggota, satuan fungsi hingga staf.

Kegiatan dimulai dengan simulasi adanya beberapa orang yang menyerang dengan senjata tajam.

Kemudian hingga pengamanan di setiap sudut yang dilakukan oleh anggota bersenjata lengkap.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Jaka Wahyudi mengatakan, kegiatan simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengamanan di markas komando (Mako). 

Sebagai pedoman para personel untuk melaksanakan pengamanan apabila sewaktu-waktu terjadi suatu kontinjensi.

"Sispam Mako kita simulasikan, agar personel mengetahui harus berbuat apa. Menempatkan dirinya di mana dan bertanggung jawab kepada siapa. Sehingga seluruh personel selalu siap dalam bertugas sesuai dengan tingkat ancaman yang mungkin terjadi," katanya.

AKBP Jaka menjelaskan, simulasi dimulai dengan seluruh personel bertugas seperti biasa.

Lalu terdengar bunyi lonceng serta suara alarm yang menandakan situasi kontinjensi dan seluruh personel melakukan apel kesiapan di halaman Mapolres.

Setelah mendapatkan arahan dari pimpinan, selanjutnya seluruh personel menyisir dan langsung menempatkan diri sesuai dengan zona masing-masing.

"Setelah mendapatkan informasi dari Satuan Intelkan bahwa ada massa yang menuju Polres dan akan berbuat anarkis maka kita kumpulkan seluruh anggota. 

Kemudian kita berikan arahan dan segera mempersiapkan diri pada lokasi-lokasi yang sudah kita tentukan," jelasnya. 

AKBP Jaka mengatakan, simulasi berlanjut hingga penanganan akhir yang menunjukkan situasi sudah aman dan kondusif.

Ia menilai, simulasi ini juga untuk melatih personel agar lebih sigap dan cekatan. 

Selain itu juga untuk menyatukan persepsi atau keseragaman dalam pengamanan markas Polres Tegal Kota. 

"Sehingga personel tidak melakukan kesalahan atau berbuat yang tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP)," ujarnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved