Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Elektabilitas Tinggi jadi Alasan Kuat Erick Thohir Layak Dampingi Prabowo

Ari menambahkan, hal paling mudah yang bisa dilakukan oleh Prabowo adalah dengan menggaet figur yang memiliki kedekatan dengan Presiden Jokowi.

Editor: Editor Bisnis
Istimewa
Menteri BUMN Erick Thohir 

TRIBUNJATENG.COM - Mengantongi elektabilitas tinggi jadi alasan kuat Menteri BUMN Erick Thohir layak mendampingi Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Direktur Eksekutif PARA Syndicate, Ari Nurcahyo mengatakan elektabilitas tinggi yang dimiliki Erick Thohir menjadi salah satu daya tarik bagi Prabowo dalam pencarian Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada kontestasi demokrasi tahun depan. 

Ari menuturkan faktor elektabilitas masih menjadi penentu kemenangan pada Pilpres 2024 mendatang. Karenanya, elektabilitas tinggi yang dimiliki oleh Eks Presiden Inter Milan tersebut menjadi magnet kuat untuk upaya pemenangan Prabowo.

“Dalam konsolidasi sekarang peran kuncinya ada di Prabowo, dan Pak Prabowo juga bergantung pada dinamika elektabilitas, termasuk Pak Erick Thohir,” kata Ari, Sabtu (19/8). 

Elektabilitas yang dimiliki Erick Thohir di beberapa survei memang menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Daya elektoral itu tergambar dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada periode 1-8 Juli 2023. 

Dari simulasi yang menghadirkan tujuh nama, Erick Thohir terbukti mengantongi elektabilitas tertinggi denga raihan suara mencapai 21,2 persen. Kemudian, mengikuti di belakangnya ada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dengan 19,6 persen dan Menparekraf, Sandiaga Uno dengan 17,5 persen. 

Tak hanya itu, Ari melanjutkan, kans Erick Thohir untuk mendampingi Prabowo pada pilpres mendatang sangat besar. Hal itu dikarenakan, Ketum PSSI itu merupakan sosok yang terafiliasi kuat dengan Presiden Jokowi. 

Ari menambahkan, hal paling mudah yang bisa dilakukan oleh Prabowo adalah dengan menggaet figur yang memiliki kedekatan dengan Presiden Jokowi. Upaya itu dilakukan guna mempertebal kans kemenangan Prabowo pada pilpres mendatang. 

Maka dari itu, Ari menegaskan hanya Erick Thohir yang dinilai mampu membawa daya elektoral tinggi bagi Prabowo jika kedua menteri terbaik dan andalan Presiden Jokowi itu resmi berpasangan. 

“Makanya yang paling gampang untuk menggaet itu kan upaya yang dilakukan Pak Prabowo melakukan asosiasi, dekat dan mesra dengan Pak Jokowi karena untuk mengambil pemilih Pak Jokowi,” ungkap Ari. 

“Nah untuk melakukan asosiasi dengan Pak Jokowi itu, dengan cara pertama Pak Jokowi sendiri, tidak ada Pak Jokowi, ada anaknya Mas Gibran, kalau Mas Gibran tidak bisa, sebenarnya menteri Jokowi yang termasuk dekat dan memiliki kedekatan dengan Pak Jokowi, kan Pak Erick Thohir,” tandasnya. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved