Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Ajak Multi Komunitas Bumikan Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024, Ini Kata Bawaslu Blora

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blora mengajak multi komunitas untuk membumikan Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024.

Tayang:
Penulis: ahmad mustakim | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Bawaslu Blora saat menggelar sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024 di De Garden Caffe and Resto, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blora mengajak multi komunitas untuk membumikan Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024.

Kegiatan sosialisasi yang melibatkan organisasi eksternal mahasiswa seperti HMI Cabang Blora, PMII Cabang Blora, IMM Cabang Blora, Larang Taruna, Perwakilan Desa APU (Anti Money Politik), Perwakilan Desa Pengawasan, PC Ansor, PA GMNI, dan lainnya di De Garden Caffe and Resto, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.

Sosialisasi ini juga mengundang narasumber seorang Pegiat Pemilu yakni Dr. Sukarjo Waluyo tentang Penguatan Demokrasi Lokal melalui Pengawasan Partisipatif dan dari Komisioner Bawaslu Blora.

Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Blora, Muhammad Mustain mengungkapkan, kegiatan sosialisasi ini untuk mengajak multi komunitas untuk menjadi pengawas partisipatif di Pemilu 2024.

"Ini kami mengundang beberapa OKP, organisasi mahasiswa, organisasi masyarakat untuk mengajak mereka dalam pengawasan partisipatif," ucap Muhammad Mustain kepada tribunmuria.com usai acara, Kamis (14/9/2023).

Muhammad Mustain menuturkan, karena keterbatasan dari personil, Bawaslu tidak akan menjangkau seluruh wilayah se Blora.

"Itu adalah langkah kami untuk bersama-sama mengajak masyarakat terutama untuk berpartisipasi dalam pengawasan partisipatif untuk menegakkan demokrasi di Indonesia," tutur Muhammad Mustain.

"Jadi ketika kami merangkul mereka, mengajak mereka bersama-sama mengawasi pemilu, semoga Pemilu nanti tetap berkualitas, demokratis serta memiliki integritas sesuai dengan asasnya," tandas Muhammad Mustain.

Dikatakannya, kolaborasi, sinergi antar lembaga pemerintah, masyarakat dan insan pers untuk menciptakan pemilu damai dan berintegritas di wilayah Kabupaten Blora.

"Menciptakan ruang koordinasi untuk mencegah terjadinya pelanggaran pemilu seperti hoax, SARA, politisasi SARA dan cyber bullying," terang Muhammad Mustain.

"Membangun literasi masyarakat akan pemahaman regulasi kepemiluan," ujar Muhammad Mustain.

Sementara itu, Dr. Sukarjo Waluyo mengatakan, dalam perspektif kebudayaan, dalam pengawasan partisipatif pemilu 2024 bisa dimaknai sebagai ruang.

"Saya pikir kalau di dalam pengawasan partisipatif pemilu 2024 bisa kita maknai sebagai ruang. Artinya bahwa pementasan itu tidak hanya pementasan ansih untuk ditonton, memasukkan agenda ke pengawasan pemilu," ungkapnya.

"Karena era sekarang, kesenian itu menjadi milik bersama, menjadi ruang untuk menyampaikan pesan positif atau hal baik. Kalau di era orde baru kan pembangunan, sepertinya prinsipnya sama," imbuhnya.

Menurutnya, karena momentum pemilu kan sudah dekat, dirinya ingin pemilu ini berjalan dengan jurdil (jujur dan adil).

"Maka bahwa sejak dini harus diskenario dengan baik," pungkasnya. (Kim)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved