Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Dipicu Cuaca Panas dan Tumpukan Gas Metana

Kebakaran tersebut, dengan luas area sekitar 2 hektar, diduga disebabkan oleh suhu yang sangat tinggi dan gas metan yang telah menumpuk di bawah tanah

Tayang:
tribunjateng/akbar hari mukti
ILUSTRASI: TPA Putri Cempo Solo. Kebakaran tersebut, dengan luas area sekitar 2 hektar, diduga disebabkan oleh suhu yang sangat tinggi dan gas metan yang telah menumpuk di bawah tanah. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo, Kristiana Hariyanti, mengungkapkan bahwa TPA Putri Cempo di Kelurahan Mojosongo, Solo, Jawa Tengah, mengalami kebakaran pada Sabtu (16/9/2023).

Kebakaran tersebut, dengan luas area sekitar 2 hektar, diduga disebabkan oleh suhu yang sangat tinggi dan gas metan yang telah menumpuk di bawah tanah.

Upaya Pemadaman Masih Berlangsung

Pemadaman kebakaran masih terus berlangsung hingga pukul 17.00 WIB, melibatkan DLH Kota Solo, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) wilayah Solo Raya, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo.

Kristiana menyebut bahwa pemadaman berfokus di area Blok B, dekat dengan IPLT.

Meskipun TPA Putri Cempo mengalami insiden kebakaran, fasilitas tersebut tetap beroperasi untuk melayani masyarakat dalam pembuangan sampah.

Saat ini, ada pembuangan sementara yang dibuka di kawasan selatan untuk mengatasi situasi darurat.

Pengawasan dan Harapan Hujan

Kristiana mengingatkan bahwa kebakaran serupa pernah terjadi di TPA Putri Cempo pada tahun 2019 dan memerlukan waktu hingga satu minggu untuk memadamkannya.

Untuk mempercepat pemadaman kali ini, pihak berwenang berharap hujan akan segera turun.

Namun, pengawasan terus dilakukan, dan jika terdapat tanda-tanda asap, penyemprotan akan segera dilakukan.

Kendala Pemadaman

Kasi Pemadaman dan Keselamatan Dinas Damkar Solo, Suratman, menyebut bahwa pemadaman masih terus dilaksanakan meskipun terdapat kendala, yaitu tingginya tumpukan sampah yang membuat pemadaman menjadi lebih sulit.

Cuaca yang mendukung juga membuat kebakaran cepat meluas.

Meskipun demikian, upaya pemadaman terus berlanjut untuk mengatasi situasi ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved