Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Demak

Pemkab Demak Akan Terapkan Sispamkota Untuk Mengamankan Pilkades Serentak

Kapolres Demak AKBP Muhammad Purbaya mengatakan bahwa Sispamkota juga bisa diterapkan ketika pelaksaan Pilkades serentak

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Tito Isna Utama
SIMULASI - Suasana simulasi Sispamkota (Sistem Pengaman Kota) Polres Demak dalam rangka menghadapi situasi kontijensi konflik sosia 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Pemerintah Kabupaten Demak akan menerapkan Sispamkota (Sistem Pengaman Kota) Polres Demak dalam Pilkades serentak pada 8 Oktober mendatang, jika dinilai cukup rawan.

Bupati Demak Eisti'anah mengatakan bahwa saat ini Pemkab Demak sudah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi kerusuhan yang bisa terjadi saat pelaksanaan Pilkades.

"Sudah kami lakukan dan kemarin beberapa kali sudah melakukan rapat koordinasi baik dari tingkat forkompinda, forkompincam, dan tentunya mengait beberapa tokoh masyarakat untuk menjaga kekondusifan di wilayah kami masing masing," kata Bupati Demak, Rabu (27/9/2023).

Menurutnya dengan menerapkan Sispamkota Polres Demak juga menjadi langka antisipasi untuk menjaga kekondusifan pelaksanaan Pilkades mendatang.

"Dengan kordinasi ini pilkades serentak di 54 desa ini bisa berjalan dengan baik dan kondusif dan tentunya bisa mendapatkan para pemimpin yang amanah," ucapnya.

Di sisi lain, Kapolres Demak AKBP Muhammad Purbaya mengatakan bahwa Sispamkota juga bisa diterapkan ketika pelaksaan Pilkades serentak.

Bagi dia, penerapaan itu dilakukan hanya di daerah yang dinilai rawan.

Saat ini Polres Demak sudah memetakan beberapa desa yang dinilai desa rawan, yaitu ada di Kecamatan Karanganyar, Bonang, Guntur, dan Karangtengah.

"Jadi sama, namanya kami melaksanakan sispamkota ini pilkades demikian, Kalau kerawannya memang lebih rawan di pilkades karena akar rumput," ungkapnya.

Tentu dalam pengaman Pilkades mendatang kata Kapolres Demak, akan tetap mengandeng TNI dan Pemkab.

"Kami sudah berkodinasi dengan tni kemudian pemerintah daerah, bagaimana kami memiktigasi kepada konflik yang akan muncul. Sehingga diharapkan keributan tidak meluas," tutupnya. (Ito)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved