Senin, 1 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liga Spanyol

Ini Bisa Jadi Petaka Bagi Barcelona, Masuk Daftar Dakwaan Kasus Suap Komite Wasit

Barcelona didakwa melakukan suap atas pembayaran mereka kepada mantan Wakil Presiden Komite Teknis Wasit (CTA) Jose Maria Enriquez Negreira.

Tayang:
Editor: deni setiawan
Tribunnews.com
Logo Barcelona. 

TRIBUNJATENG.COM, SPANYOL - Klub raksasa Spanyol, Barcelona disebutkan terjerat dalam kasus suap terhadap komite wasit.

Beberapa nama pun telah disebut dalam kasus tersebut.

Seperti Joan Laporta yang saat ini menjabat sebagai Presiden Barcelona.

Lalu ada Josep Maria Bartomeu dan Sandro Rosell sebagai mantan Presiden klub tersebut.

Adapun dalam kasus tersebut, Jose Maria Enriquez Negreira menjadi sosok penerima suap tersebut.

Dia saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden Komite Teknis Wasit di Spanyol.

Jika ini terbukti, tentunya petaka bagi Barcelona.

Baca juga: Tanpa De Jong dan Pedri Tak Masalah, Barcelona Punya Banyak Stok Pemain Serba Guna

Baca juga: Real Madrid vs Las Palmas Berakhir 2-0, Anak Asuh Ancelotti Naik Peringkat 2, Ungguli Barcelona

Barcelona menghadapi babak baru dalam kasus Negreira.

Mereka didakwa melakukan suap dan berpotensi menghadapi sanksi berat.

Barcelona didakwa melakukan suap atas pembayaran mereka kepada mantan Wakil Presiden Komite Teknis Wasit (CTA) Jose Maria Enriquez Negreira.

Hakim Joaquin Aguirre yang menyelidiki dugaan kasus ini telah memutuskan bahwa Presiden saat ini Joan Laporta dan 2 mantan Presiden lainnya dapat diadili karena suap.

Barca sebelumnya didakwa dengan tuduhan korupsi di bidang olahraga, bisnis, administrasi palsu, hingga pemalsuan dokumen komersial.

Namun kini kasus tersebut telah meningkat dan merambah ke masalah suap yang dilakukan Barcelona.

Seperti dilaporkan, polisi juga menggeledah kantor komite Teknis Wasit Spanyol (CTA) di Madrid pada Kamis, 28 September 2023.

Presiden Klub Barcelona, Joan Laporta.
Presiden Klub Barcelona, Joan Laporta. (BARCATVPLUS)

Baca juga: Xavi Hernandez Soroti 2 Kesalahan Pemain Ini Saat Barcelona Ditahan Imbang Real Mallorca,

Penggeledahan menjadi bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap kemungkinan korupsi sistemik di dalam komite wasit Spanyol.

Pengadilan Spanyol pertama kali menerima pengaduan yang diajukan oleh jaksa terhadap Barca, mantan presiden mereka, dan Negreira pada Maret 2023.

Los Cules sempat membantah menyuap Negreira sebelum hakim menjatuhkan dakwaan.

Barça membayar perusahaan Negreira lebih dari €7 juta antara 2001 dan 2018 ketika dia menjadi Wakil Presiden Komite Wasit.

Jose Maria Enriquez Negreira adalah Wakil Presiden Komite Wasit Federasi Sepak Bola Spanyol, dan oleh karena itu dianggap sebagai pegawai negeri selama pembayaran dilakukan kepadanya.

Akibatnya, Laporta dan dua mantan Presiden lainnya bisa didakwa melakukan suap dengan alasan mereka diduga membeli bantuan dari pejabat pemerintah.

Menurut dokumen yang direproduksi oleh media Spanyol, penyelidikan yang dilakukan oleh hakim Joaquín Aguirre menyimpulkan bahwa 'logis' untuk memahami bahwa Barcelona berusaha membeli pengaruh.

Baca juga: Hasil Mallorca vs Barcelona 2-2, Blaugrana Masih Tetap Kokoh di Puncak Klasemen Liga Spanyol

Baca juga: Tanpa Lionel Messi dan Dua Eks Barcelona, Inter Miami Tak Bisa Kalahkan Orlando City

Berdasarkan undang-undang suap di Spanyol, jika kasus tersebut dibawa ke pengadilan, tidak perlu dibuktikan bahwa pengaruh tersebut memang diberikan.

Penyelidikan polisi sejauh ini tidak menemukan catatan pembayaran yang dilakukan Negreira kepada wasit.

Yang perlu dilakukan hanyalah membuktikan bahwa ada niat dari pihak Barcelona untuk membeli pengaruh tersebut.

Dua presiden Barcelona lainnya Josep Maria Bartomeu dan Sandro Rosell serta Negreira dan putranya, Javier Enriquez Romero, harus mengambil sikap dalam persidangan oleh juri bersama dengan Laporta jika kasus tersebut sampai ke pengadilan.

Kasus pengadilan ini bisa membuat UEFA menangguhkan izin Barcelona untuk bermain di Liga Champions musim depan.

Sebelumnya, UEFA telah memutuskan untuk mengizinkan Barca berpartisipasi dalam kompetisi musim ini meskipun faktanya ada penyelidikan korupsi yang sedang dilakukan.

Dengan keluarnya Barcelona dari kompetisi Eropa musim depan, tentu akan berdampak besar pada keuangan tim. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kantor Komite Wasit Spanyol Digeledah, Barcelona Didakwa Lakukan Suap

Baca juga: Beckham Putra Bisa Comeback Akhir Pekan Ini, Modal Persib Bandung Makin Pede Ladeni Persita

Baca juga: Yoyok Sukawi Tanggapi Rumor Wiljan Pluim Bakal Ditebus PSIS Semarang: Nikmati Saja Dulu

Baca juga: Penilaian Pembalap Ducati di Mata Bos Gigi, Marco Bezzecchi Luar Biasa Jorge Martin Seperti Singa

Baca juga: Kisah Haru Dek Ifan Penjual Cobek, Bahu Kurusnya Sampai Miring Pikul Dagangan, Netizen Buka Donasi

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved