Berita Regional
Kronologi Seorang Satpam Tewas Setelah Mencoba Padamkan Api yang Membakar SMAN 6 Jakarta
Kebakaran di SMAN 6 Jakarta Selatan menimbulkan satu orang korban jiwa. Seorang petugas keamanan atau satpam dilaporkan tewas.
TRIBUNJATENG.COM - Kebakaran di SMAN 6 Jakarta Selatan menimbulkan satu orang korban jiwa.
Seorang petugas keamanan atau satpam dilaporkan tewas akibat peristiwa tersebut.
Kebakaran yang menghanguskan sekolah yang berlokasi di Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu terjadi pada Jumat (29/9/2023) pagi.
Baca juga: Keluarga Muhidin Jadi Korban Kebakaran Warteg di Gambir: Anak Tewas, Menantu dan Cucu Terluka
Baca juga: Kebakaran Warteg di Gambir Jakarta Pusat, 2 Orang Tak Selamat
Baca juga: Polresta Cilacap Kumpulkan Donasi Untuk Bantu Biaya Pengobatan dan Pemulihan Korban FF
Hal tersebut disampaikan Lurah Kramat Pela, Achmad Syarief, dalam keterangan tertulis.
“Korban meninggal satu orang atas nama Cecep Kohar (usia sekitar 40 sampai dengan 44 tahun),” ujar Achmad Syarief. Diduga, Cecep meninggal karena keracunan saat mengisap asap APAR (Alat Pemadam Api Ringan).
Menurutnya, jasad korban saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Pertamina.
Berdasarkan kronologi yang dibagikan Achmad Syarief, api diduga muncul dari panel listrik yang ada di sekolah sekitar jam 09.00 WIB.
Satpam pun berinisiatif memadamkan api dengan apar.
Sekitar 15 menit kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba menggunakan satu unit mobil.
“Sekitar pukul 09.20 WIB api berhasil dipadamkan,” imbuhnya.
Kebakaran diduga terjadi karena hubungan pendek arus listrik.
Dalam sebuah foto yang beredar, tampak para siswa di sekolah tersebut berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Kebakaran di SMAN 6 Jaksel, Satpam Tewas Diduga Keracunan Asap APAR"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-kebakaran_20170807_153545.jpg)