Berita Kudus
RS Mardi Rahayu Kudus Gelar Senam Cegah Strok dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
RS Mardi Rahayu Kudus menggelar senam mencegah strok dan pemeriksaan kesehatan gratis di Alun-alun
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - RS Mardi Rahayu Kudus menggelar senam mencegah strok dan pemeriksaan kesehatan gratis di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (29/10/2023).
Program ini bagian dari peringatan hari strok sedunia yang rutin diselenggarakan setiap tahun.
Direktur Utama RS Mardi Rahayu Pujianto mengatakan, berdasarkan data WHO strok merupakan salah satu penyakit menular yang merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia. Sedangkan penderita strok di Indonesia tahun 2018 berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk umur lebih sama dengan 15 tahun sebesar 10.9 persen atau diperkirakan sebanyak 2.120.362 orang.
"Setiap tahun kami komitmen peringati hari strok untuk bangkitkan semangat seluruh pihak mulai dari pencegahan dan penanganan pasien strok. Karena pasien strok tidak bisa menangani penyembuhannya sendiri, butuh orang lain," kata Pujianto.
Pihaknya menggelar senam mencegah strok yang diikuti sejumlah warga peserta jalan sehat dalam rangka perungatan hari strok sedunia. Selain itu juga digelar pemeriksaan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan gula darah, tekanan darah, kolesterol, dan asam urat. Warga juga bisa konsultasi secara cuma-cuma dengan dokter spesialis saraf untuk menghindar dari risiko terkena strok.
Dalam kesempatan peringatan hari strok sedunia ini pihaknya ingin membangunkan kesadaran masyarakat perihal gejala dan tanda-tanda dini strok. Strok sendiri terdiri atas penyumbatan pembuluh darah di otak atau pecah pembulih darah di otak. Untuk itu strok memiliki golden hour 4 jam harus mendapatkan penanganan yang tepat. Jika tidak, maka dampak strok bisa semakin serius.
"Kalau memang ada indikasi strok bisa langsung dibaaa ke rumah sakit. Di Kudus kami RS Mardi Rahayu siap memberikan pelayanan penjemputan ambulans gratis," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, pihaknya juga mengampanyekan tips mencegah strok seperti yang sudah digalakkan oleh Kementerian Kesehatan. Di antara tips mencegah strok yaitu dengan cek kesehatan berkala, menghindari rokok, rajin aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup, dan mengelola stres. Sedangkan gejala dan tanda-tanda strok di antaranya senyum tidak simetris, gerak separuh badan melemah, bicara pelo, kebas, rabun, sakit kepala hebat datang secara tiba-tiba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Senam-mencegah-strok-oleh-RS-Mardi-Rahayu-di-Alun-alun-Simpang.jpg)