Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Detik-detik Pasar Darurat Wiradesa Pekalongan Ambruk

Pasar darurat Wiradesa yang masuk di Desa Dadirejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Rabu (1/11/2023) ambruk.

|
Indra Dwi Purnomo
Polisi saat memasang garis police line di lokasi pasar darurat yang roboh. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pasar darurat Wiradesa yang masuk di Desa Dadirejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Rabu (1/11/2023) ambruk.

Bangunan yang sudah tua tersebut, tiba-tiba roboh sekitar pukul 12.30 WIB. Adanya kejadian tersebut, sontak para pedagang dan pembeli yang berada di lokasi langsung berhamburan.

Dari kejadian ini, ada tiga korban yang harus dibawa ke rumah sakit akibat tertimpa bangunan.

Tidak hanya itu ada sekitar 5 motor, dan lapak pedagang yang juga ikut roboh.

Banyak masyarakat sekitar pasar yang roboh itu, dikenal pasar kerempyeng atau yang biasa buka setiap hari Senin-Kamis.

Hal itu dikatakan oleh Iwandi (40) korban selamat dari reruntuhan bangunan pasar darurat.

"Lokasi pasar yang ambruk ini dikenal pasar kerempyeng atau pasar Senin-Kamis. Namun, saat ini di lokasi sekitar dijadikan pasar darurat Wiradesa," kata Iwandi kepada Tribunjateng.com.

Wandi menceritakan, sebelum terjadinya kejadian saat itu tidak ada angin ataupun hujan. Tiba-tiba terdengar suara yang seketika membuat bangunan di situ roboh.

"Mungkin karena bangunan tua, jadi langsung ambruk. Tidak ada angin kencang hanya terdengar suara kretek-kretek bruk langsung ambruk semua bangunannya."

"Sata itu saya habis selesai makan siang, dan masih minum," imbuhnya.

Rata-rata pedagang yang jualan di deretan sini bermacam-macam, ada pedagang makanan, baju, topi, pedagang sayuran, dan lain sebagainya.

"Ada korban yang tertimpa bangunan hingga dibawa ke rumah sakit. Saya juga korban, alhamdulillah tidak ada apa-apa hanya kepalanya terkena kayu dan langsung diobati," ucapnya.

Tiga pedagang yang dievakuasi ke puskesmas dan rumah sakit yakni, Zaeni pedagang pecel (48), mengalami patah tulang tangan kanan, Karwi Pujiati (47) pedagang sayuran dan Zaenuri (55) pedagang topi juga mengalami luka-luka.

Sementara itu, Kapolsek Tirto, AKP Darwoto mengatakan, ia menerima laporan adanya bekas terminal bayangan yang dijadikan pasar darurat roboh itu sekitar pukul 13.00 WIB.

"Setelah menerima laporan tersebut, Pihaknya langsung mengamankan lokasi, dengan memberi garis polisi agar tidak terjadi penjarahan batang-barang dagangan, maupun kendaraan bermotor dan sepeda yang tertimbun material bangunan," katanya.

Kemudian, untuk korban sementara saat ini ada tiga orang dibawa ke rumah sakit.

"Peristiwa saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dipastikan, para pedagang yang terkena material bangunan hanya mengalami luka ringan," imbuhnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved