Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Harga Sayur Telur dan Bumbon Naik Rp 3 Ribu di Pasar Mangu Ngemplak Boyolali

Awal November 2023 ini mereka melakukan survei harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di wilayah Solo Raya.

Editor: iswidodo
tribunjateng/mahasiswa UIN Solo Magang
Pedagang di Pasar Mangu, Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Sejumlah mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIN Raden Mas Said Surakarta magang jurnalistik di Tribunjateng.com. Awal November 2023 ini mereka melakukan survei harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di wilayah Solo Raya.

Satu di antara mahasiswa magang adalah Fatkha Meilina Putri melakukan survei di Pasar Mangu, Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali yang tak jauh dari bandara Adi Soemarmo, Rabu (1/11/2023).

Beberapa pedagang di Pasar Mangu yang ditemui mengaku hampir rata-rata harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan Rp 3.000 per kilogram. Pedagang mengaku, bahan pokok ini naik harga karena faktor cuaca.

"Penjualan pada pekan ini menurun Mbak. Karena harga-harga naik maka pembeli berkurang," kata Sari (58) pedagang di Pasar Mangu.

Pedagang makanan yang sedang belanja bahan di pasar tersebut juga mengaku rugi akibat harga bahan pokok naik. Karena harga kulakan sudah mahal. Padahal penjualan makanan mateng, tidak naik.

Daftar harga bahan pokok per tanggal 1 November 2023 antara lain
1. Bawang merah pada pekan lalu dijual dengan harga Rp 17.000 sedangkan pada
pekan ini menjadi Rp 20.000 per kilogram.
2. Bawang putih pada pekan lalu dijual dengan harga Rp 31.000 sedangkan pada
pekan ini seharga Rp 33.000 per kilogram.
3. Gula Pasir naik dari harga Rp 13.000 menjadi Rp 16.000 per kilogram.
4. Telur pada pekan lalu Rp 10.000 sekarang naik menjadi Rp 13.000 per kilogram.

Pedagang yang mengalami kerugian merupakan pedagang yang mayoritas tidak memiliki pembeli tetap
atau pembeli langganan. "Sebenarnya kerugian saat terjadinya kenaikan bahan pokok pangan itu pasti tetap saja ada. Tetapi jika sudah memiliki pelanggan insyaallah omzet penjualan masih lumayan," kata Munawaroh (54) pedang setempat.

Pedagang dan pembeli di pasar Mangu berharap pemerintah menindaklanjuti permasalahan kenaikan harga pokok yang terus menerus seperti tak terkendali. (Fatkha Meilina Putri mahasiswa UIN Solo magang Jurnalistik Tribunjateng.com)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved