Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Demak

Ribuan Flashlight Santri Meriahkan Jateng Bersholawat di Alun Alun Demak.

Ribuan lampu flashlight handphone santri dan jemaah selawatan meriahkan kegiatan Jateng Bersholawat yang digelar di Alun - Alun Kabupaten Demak, Kamis

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG/TITO ISNA UTAMA.  
Suasana kemeriahan Jateng bersholawat di Alun - Alun Kabupaten Demak yang dihadiri ribuan santri. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Ribuan lampu flashlight handphone santri dan jemaah selawatan meriahkan kegiatan Jateng Bersholawat yang digelar di Alun - Alun Kabupaten Demak, Kamis (2/11/2023) malam.

Pantauan Tribunjateng di lokasi, ribuan warga antusias mengikuti Jateng Bersholawat yang dihadiri Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dan kiai serta ulama, PJ Gubernur Jawa Tengah berserta jajaranya.

Mereka melantunkan selawat dan puji-pujian selama kegiatan.

Bupati Demak Eisti'anah merasa terhormat dan mengucapkan terima kasih karena Kabupaten Demak telah dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Jateng Bersholawat ini.

"Mudah-mudahan kehadiran panjenengan semua dapat membawa berkah bagi kami semua," kata Bupati Demak, Kamis (2/11/2023).

Mbak Eisti, panggilan akrabnya merasa bahagia karena atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten Demak bisa bersilaturrahim dalam suasana hangat bersama para kiai dan ulama serta berbagai elemen warga Kota Wali. 

"Semoga silaturrahim ini bisa menjadi kekuatan spiritual bagi kita untuk terus meningkatkan komunikasi dan sinergi dalam rangka mendukung kemajuan Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Demak. Sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyyah untuk mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang agamis, kondusif dan berbudaya," ucapnya.

Baca juga: Jateng Bersholawat Puncak Peringatan Hari Santri Akan Digelar di Alun-alun Demak Malam Nanti

Baca juga: Ribuan Orang Larut dalam Jateng Bersholawat di Gor Satria Purwokerto, Ganjar Ajak Doakan Bangsa

Menurutnya kegiaran ini dijadikan momentum yang baik ini untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, sekaligus memperkuat jalinan silaturrahim antarmasyarakat.

"Selain sebagai bentuk amar ma’ruf dan nahi munkar, pengajian sholawat merupakan wadah strategis dalam penanaman pengetahuan ilmu agama Islam dan akhlak mulia, sebagai bekal dalam membangun tatanan masyarakat madani yang Islami," ungkapnya.

Bagi dia, hal ini tentu mendukung peningkatan citra positif Demak Kota Wali, yang sangat kental unsur religinya.

"Masih dalam momentum Hari Santri, marilah kita refleksikan peristiwa bersejarah ini sebagai tonggak perjuangan kebangkitan santri dalam melawan penjajah," tuturnya.

Dia menilai dengan mengusung tema ”Jihad Santri Jayakan Negeri”, mampu menjadi spirit berjuang para santri dalam membangun kejayaan negeri dan menjaga keutuhan NKRI dengan semangat nasionalisme.

Di era kemajuan teknologi informasi, santri memiliki peran vital dalam upaya memberantas penjajahan modern, berupa penjajahan ekonomi, teknologi, dan arus budaya.

"Santri harus menjadi motor penggerak dan garda terdepan dalam mengampanyekan prinsip-prinsip ajaran Islam yang moderat," tuturnya.

Dia menambahkan bahwa perjuangan santri tidak hanya sebatas fisik semata, melainkan jihad intelektual untuk mengembangkan kompetensi dalam penguasaan IPTEK untuk menghadapi persoalan umat yang kian dinamis dan kompleks.

"Pemikiran dan ide segar kalangan santri sangat dibutuhkan sebagai masukan pemerintah dalam upaya membangun daerah yang berkelanjutan," ujarnya.

Dengan ada kegiatan ini, Bupati Demak berhadap pondok pesantren senantiasa eksis dan konsisten dalam melahirkan SDM yang unggul berlandaskan akhlakul karimah sebagai generasi penerus pembangunan Kabupaten Demak. (Ito)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved