Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kajen

Bupati Fadia: PR Kabupaten Pekalongan Masih Banyak

Hingga sekarang, Kabupaten Pekalongan masih memiliki pekerjaan rumah atau PR yang cukup banyak.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
Istimewa
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Hingga sekarang, Kabupaten Pekalongan masih memiliki pekerjaan rumah atau PR yang cukup banyak.

Salah satunya adalah infrastruktur. khususnya, jalan-jalan di sejumlah desa yang kondisinya rusak dan membutuhkan bantuan.

Guna menyelesaikan PR tersebut, Pemerintah Kabupaten Pekalongan sangat membutuhkan anggaran besar dan anggaran ini tak bisa ditutup jika menggunakan APBD.

Baca juga: Lepas Santri Ziarah ke Jombang, Ini Pesan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

''Agar bisa mengerjakan semua PR tersebut. Maka, kami harus pandai-pandai mencari anggaran di luar dari APBD, seperti dari pemerintah provinsi, pusat dan lainnya,'' kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (5/11/2023).

Fadia menegaskan kepada seluruh masyarakat, bahwa kerusakan sejumlah ruas jalan yang ada di wilayah kerjanya bukanlah pada eranya menjadi Bupati Pekalongan.

Namun, kerusakan jalan tersebut terjadi sejak dahulu atau sebelum dia dan Riswadi memimpin Kota Santri.

Walaupun begitu, sebagai Bupati pihaknya tetap peduli dan melakukan perbaikan di sejumlah jalan yang rusak.

"Saya sangat bersyukur, lantaran semenjak menjadi kepala daerah sangat dekat dengan pemerintah Provinsi Jateng dan pusat. Jalinan, konektifitas selama ini dengan pemerintahan di atasnya sangat bagus sehingga ketika punya 'hajatan' yang harus dikerjakan, cukup dipermudah ketika meminta bantuan anggarannya," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar menjelaskan, rembug ekonomi ini untuk melatar belakangi pembuatan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2025 -2025.

Baca juga: Hadiri Semarak Sumpah Pemuda di Kelurahan Bener, Ini Pesan Bupati Pekalongan Fadia

Hal ini sebagai, salah satu langkah menciptakan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang sejahtera, adil dan merata (Setara), sekitar 25 tahun terakhir tingkat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan angkanya merata atau tidak ada perkembagan yang signifikan.

"Dengan adanya acara rembug ekonomi, maka kedepan perkembangan pertumbuhan ekonominya tidak seginifikan atau harus baik kelas."

"Kalau tingkat pertumbuhan ekonominya semakin bagus, maka masyarakat pun akan menjadi sejahtera,'' katanya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved