Terduga Teroris Ditangkap di Semarang
SOSOK HS Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Banyumanik Semarang, Aktif di Jamaah Islamiyah
Latar belakang terduga teroris berinisial HS yang ditangkap Detasemen Khusus 88 di Kelurahan Pudak Payung Banyumanik terungkap
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Latar belakang terduga teroris berinisial HS yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 di Kelurahan Pudak Payung Banyumanik terungkap.
Ketua Yayasan Putra Persaudaraan Anak Negeri (Persadani), Badawi Rachman mengatakan HS merupakan jaringan kelompok Jamaah Islamiyah (JI). HS masih tergolong junior di kelompok itu.
"Saya cek dulu dia (HS) masih anak kemarin sore," kata mantan narapidana terorisme kasus Poso kepada tribunjateng.com, Rabu (15/11/2023).
Baca juga: BREAKING NEWS : Pegawai Biro Umroh Ditangkap Densus 88 di Banyumanik Semarang
Baca juga: Sosok AG yang Ditangkap Densus 88, Nikahi Warga Kabupaten Tegal, Terakhir Terlihat Desember 2022
Baca juga: Densus 88 Gerebek Kelompok Teroris Jaringan Jamaah Islamiyah di Lampung, 6 Ditangkap 2 Tewas
Menurutnya, HS merupakan pegawai biro umrah. Namun pihaknya saat ini tidak mengetahui keterlibatan terduga teroris tersebut.
"Dia orang Klaten. Dia itu masuk di struktur baru. Waktu saya ditangkap tahun 2014 dia masih binaan. Belum ada job (tugas)," tuturnya.
Dikatakannya, saat ini Jamaah Islamiyah telah bubar. Namun orang-orang yang pernah tergabung masih sama pola pikirnya.
"Secara struktural tidak terkoordinasi. Hanya secara perseroangan masih sana sini. Secara organisasi sudah terputus semua," ujarnya.
Menurutnya, mantan anggota JI masih sering ngaji bersama. Namun ngaji yang dilakukan hanyalah sekadar keilmuan bukan struktural.
"Biasanya hanya menjaga ukhuwah (persaudaraan) agar tetap terjalin. Tetapi tidak ada pergerakan," tuturnya.
Badawi menegaskan hingga saat ini sudah tidak ada embrio JI. Namun peluang mengorganisir tetap masih ada.
"Penggalangan masih tetap bisa. Selama pemahaman masih tetap sama, bisa mengembalikan organisasi lagi. Mengembalikan organisasi masih tetap bisa," imbuhnya.
Sebelumnya, Detasemen Khusus 88 (Densus 88) Antiteror menangkap satu pria berinisial HS (48) di Kelurahan Pudakpayung, Banyumanik, Kota Semarang, Rabu (15/11/2023) sekira pukul 05.55 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/densus-88-antiteror-tangkap-teroris.jpg)