Ikan Penis Kuliner China, Masuk ke Jenis Cacing Raksasa
Ikan Penis merupakan seafood atau makanan laut yang biasa disantap oleh masyarakat China.Ikan ini disebut ikan penis karena bentuknya yang menyerupa
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Mengenal Ikan Penis Kuliner China, Masuk ke Jenis Cacing Raksasa
TRIBUNJATENG.COM - Ikan Penis merupakan seafood atau makanan laut yang biasa disantap oleh masyarakat China.
Ikan ini disebut ikan penis karena bentuknya yang menyerupai alat kelamin pria.
Sebenarnya biota laut ini adalah sejenis cacing laut yang hidup di perairan dangkal dan banyak ditemukan di Korea Selatan.
Masyarakat China percaya ikan ini memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan terutama dalam hal menambah vitalitas.
Makanan-makanan yang menambah stamina seksual di Amerika dikenal dengan istilah boner food.
Semakin aneh bentuknya biasanya dipercaya semakin tinggi pula khasiat menambah vitalitas.
Ikan Penis memiliki nama ilmiah Urechis unicinctus, atau di Korea dikenal juga dengan nama gaebul, di China dikenal sebagai haichang, di Jepang dengan nama yumushi
Makanan laut ini berbentuk silinder, dengan ujung seperti penis yang masih memiliki kulup. Makanan ini dinikmati oleh Bangsa Tiongkok dan Korea. Panjangnya sekitar 10-30 centimeter.
Ikan ini menjadi terkenal karena bentuknya, sekaligus cara penyajiannya dalam keadaan setengah hidup.
Jika disajikan dalam bentuk irisan, biasanya di atas piring ikan penis akan terus bergerak-gerak.
Atau bila dimakan utuh, ikan ini bisa memancarkan air garam dari tubuhnya ke arah orang yang memakannya.
Ikan penis berbentuk mirip titit, dengan ujung yang juga menyerupai kulup. Umumnya berwarna merah muda hingga kecoklatan.
Berikut gambar-gambarnya :
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/fakta-ilmiah-ikan-penis-kuliner-china-masuk-ke-jenis-cacing-raksasa.jpg)