Breaking News
Selasa, 9 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Perbaikan Saluran Irigasi Gorong-gorong, Akses Jalan Boja-Semarang Ditutup

Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Perhubungan melakukan penutupan akses jalan Boja-Semarang, tepatnya di perempatan Jamban

Tayang:
Penulis: hermawan Endra | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Hermawan Endra
Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Perhubungan melakukan penutupan akses jalan Boja-Semarang, tepatnya di perempatan Jamban. Penutupan jalan disebabkan karena adanya perbaikan saluran irigasi gorong-gorong, Rabu (22/11). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Perhubungan melakukan penutupan akses jalan Boja-Semarang, tepatnya di perempatan Jamban.

Penutupan jalan disebabkan karena adanya perbaikan saluran irigasi gorong-gorong.

Kepala Dishub Kendal, Mohammad Eko mengatakan, pentupan dilakukan sejak Rabu (22/11) dan diperkirakan akan membutuhkan waktu pengerjaan hingga 14 hari.

“Itu kegiatannya PU kami hanya membantu di pengalihan arus lalu lintas. Di rapat awal itu PU meminta kalau bisa enam hari sudah selesai,” kata Eko, Rabu (22/11).

Dijelaskannya, jalur alternatif untuk menghindari penutupan jalan tersebut lumayan banyak sehingga diperkirakan tidak akan begitu menghambat lalu lintas.

Pihaknya juga telah memasang rambu-rambu peringatan dan memberikan informasi tersebut di media sosial.

Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Perhubungan melakukan penutupan akses jalan Boja-Semarang, tepatnya di perempatan Jamban. Penutupan jalan disebabkan karena adanya perbaikan saluran irigasi gorong-gorong, Rabu (22/11).
Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Perhubungan melakukan penutupan akses jalan Boja-Semarang, tepatnya di perempatan Jamban. Penutupan jalan disebabkan karena adanya perbaikan saluran irigasi gorong-gorong, Rabu (22/11). (TribunJateng.com/Hermawan Endra)

Pengalihan Arus

Lalu Lintas Jalan Boja-Semarang, dialihkan memutar melalui Jalan Pahlawan.

Untuk Menghindari Kemacetan, pengendaran kendaraan dihinbau untuk mengunakan Jalur Alternatif.

Diketahui. perempatan jamban memang perlu mendapatkan penanganan atau upaya perbaikan, terlebih menjelang memasuki musim penghujan.

Sebab ketika hujan turun saluruan irigasi tidak mampu menampung air yang mengakibatkan meluber ke jalan.

Pantauan, Rabu (22/11) pagi tadi terjadi kemacetan pasca penutupan akses jalan Boja-Semarang.

Terkait kejadian tersebut, Mohammad Eko mengatakan bahwa kemacetan terjadi karena masih banyak pengendara yang kaget dan belum mengetahui adanya penutupan akses jalan.

“Padahal beberapa hari ini kita sudah pasang di medos terkait rencana itu, tapi sepertinya masyarakat belum siap mungkin kurang terinformasi,” imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved