Puisi
Puisi Larut Malam, Hamburg Musim Panas Abdul Hadi WM
Puisi Larut Malam, Hamburg Musim Panas Abdul Hadi WM: Larut Malam, Hamburg Musim Panas Laut tidur. Langit basah
Penulis: Awaliyah P | Editor: galih permadi
Puisi Larut Malam, Hamburg Musim Panas Abdul Hadi WM
TRIBUNJATENG.COM - Puisi Larut Malam, Hamburg Musim Panas Abdul Hadi WM:
Larut Malam, Hamburg Musim Panas
Laut tidur. Langit basah
Seakan dalam kolam awan berenang
Pada siapakah menyanyi gerimis malam ini
Dan angin masih saja berembus, walau sendiri
Dan kita hampir jauh berjalan:
Kita tak tahu ke mana pulang malam ini
Atau barangkali hanya dua pasang sepatu kita
Bergegas dalam kabut, topiku mengeluh
Lalu jatuh
Atau kata-kata yang tak pernah
sebebas tubuh?
Ketika terbujur cakrawala itu kembali
dan kita serasa sampai, kita lupa
Gerimis terhenti antara sauh-sauh yang gemuruh
Di kamar kita berpelukan bagai dua rumah yang mau rubuh.
1974
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/abdul-hadi-wm.jpg)