Puisi
Puisi Tragedi Para Petarung di Colosium Yusri Fajar
Puisi Tragedi Para Petarung di Colosium Yusri Fajar: Tragedi Para Petarung di Colosium Reruntuhan menimbun nama
Penulis: Awaliyah P | Editor: galih permadi
Puisi Tragedi Para Petarung di Colosium Yusri Fajar
TRIBUNJATENG.COM - Puisi Tragedi Para Petarung di Colosium Yusri Fajar:
Tragedi Para Petarung di Colosium
Reruntuhan menimbun nama
jerit terdengar hingga langit
malam gelap mengubur harap
mengundang riuh dan gaduh
memuja mahkota dan gaun raja
lubang sanubari dikunci rapat
pintu nurani disumbat kesumat
Lingkaran merubuhkan asa
mengincar orang-orang kalah
jantung berdebar kekasih nanar
di bawah sumpah tanpa kesaksian
masih adakah sisa pelukan dan kecupan
di pinggir ruang para pengucap titah
sebelum pedang dan pisau diacungkan
di tanah airmu yang jauh
masih adakah orang-orang saling tikam
saling melukai melenyapkan dendam
hingga nama-nama mereka dikenang
sebagai pahlawan dan pecundang
Roma, 2 Mei 2010
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/yusri-fajar.jpg)