Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Warga Bakar 2 Rumah di Sukabumi, Geram Lantaran Diduga Jadi Tempat Prostitusi

Terjadi kehebohan di Kampung Neglasari, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin

Editor: muh radlis
IST
Warga membakar rumah di Kelurahan Cibadak lantaran diduga dijadikan tempat prostitusi. (Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin) 

TRIBUNJATENG.COM - Terjadi kehebohan di Kampung Neglasari, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (18/12/2023) sore, ketika dua rumah diduga menjadi tempat prostitusi dibakar oleh warga setempat.

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, menyatakan bahwa rumah-rumah tersebut dihuni oleh dua wanita berinisial Y (36) dan A (45), yang bukan pasangan suami istri. Saat kejadian, Y sedang dalam kondisi hamil tiga bulan.

"Di dalam (rumah) bedeng tersebut ada laki-laki dan perempuan yang memang tidak dalam keterikatan nikah, dan si Y selaku wanita ini telah mengandung 3 bulan," ujar Maruly.

Sebelum kejadian, warga telah beberapa kali memperingatkan penghuni rumah agar tidak melakukan kegiatan prostitusi di lokasi tersebut. Namun, peringatan tersebut diabaikan, sehingga warga akhirnya mengambil langkah drastis dengan membakar rumah tersebut.

"Massa yang sudah merasa emosi karena sudah berkali-kali diingatkan dan juga tidak digubris, akhirnya mengambil langkah-langkah untuk menghilangkan tempat tersebut dan akhirnya membongkar," jelas Maruly.

Pihak kepolisian, bersama dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa, bersama kepala desa, berusaha menenangkan massa dan menyelamatkan dua orang yang masih berada di dalam rumah dari amukan warga.

Maruly menyebut bahwa sebelumnya pihak kepolisian telah melakukan mediasi terhadap kedua penghuni rumah tersebut, dengan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perilaku tersebut. Keduanya kemudian dipersilahkan untuk kembali ke keluarga masing-masing setelah mediasi.

Rumah yang diduga menjadi tempat prostitusi ini telah berdiri selama dua tahun terakhir, dan desas desus mengenai dugaan asusila muncul setelah warga curiga terhadap Y dan A yang tinggal di sana.

"Kalau kita melihat dari usia kandungan berarti lebih dari tiga bulan dan memang warga ini sudah beberapa kali memergoki, namun tidak terlalu mengambil langkah yang represif, tapi diperingatkan, namun masih terjadi akhirnya warga berinisiatif mencoba mendatangi tempat tersebut," kata Maruly.

Ketua RT setempat, Maman Suherman membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan rumah tersebut dua ada sejak dua tahun lalu.

Namun diduga rumah tersebut dipakai tempat prostitusi sejak lima bukan terakhir. "Ini ada bangunan liar terkait dengan keresahan masyarakat juga, ternyata di sini digunakan prostitusi.

Bangunan ini kurang lebih ada 2 tahunan, cuma untuk dimanfaatkan ada 5 bulan terakhir, ini banyak yang laporan, betul rumah dirobohkan dan dibakar," kata Maman.

Sementara itu, Lurah Cibadak, Budi Andriana mengatakan, awalnya ada warga yang tinggal di rumah tersebut.

Mereka saat ini dipindahkan ke rumah saudaranya. "Sebetulnya ini bukan pembakaran rumah, siang ada laporan warga terkait tindakan asusila.

Memang awalnya ada beberapa warga yang tinggal di sini, tapi tadi sudah dialihkan ke rumah saudara-saudaranya.

Kebetulan ini kosong, dijadikan tempat yang memang tidak sepatutnya," ucap Budi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diduga Jadi Tempat Prostitusi, 2 Rumah di Sukabumi Dibakar Warga, Ada Wanita Hamil yang Tinggal"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved