Berita Solo
Krisis Air di Solo: Sungai Bengawan Tercemar, PDAM Hentikan Pasokan
Pencemaran air Sungai Bengawan Solo mengejutkan warga Solo dengan air yang berubah warna menjadi coklat hingga hitam dan berbau tidak sedap.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SOLO – Air baku di Sungai Bengawan Solo tercemar oleh air limbah, menyebabkan perubahan warna sungai menjadi coklat hingga hitam dan berbau tidak sedap.
Dampak dari pencemaran air di Sungai Bengawan Solo ini mengharuskan pompa pengambilan air baku milik Perum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surakarta untuk dimatikan sementara.
Direktur Utama PDAM Toya Wening, Agustan, menyatakan bahwa saat ini saluran air PDAM di beberapa wilayah terpaksa dihentikan akibat tercemarnya Sungai Bengawan.
"Saat ini air baku Sungai Bengawan Solo tidak dapat diolah, yang menyebabkan instalasi pengolahan air Jurug dan Jebres berhenti beroperasi," ujar Agustan saat dihubungi oleh Tribunjateng.com, Kamis (21/12/2023).
Ia menambahkan bahwa wilayah yang saluran PDAM-nya dihentikan sementara meliputi Jagalan, Kampung Sewu, Petoran, Pucang Sawit, Mertoudan, Seberang Lor, Solo Elok, dan Mojosongo.
Agustan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini, dan berharap bahwa menjelang sore hingga petang, air baku di Sungai Bengawan Solo dapat kembali diolah.
Untuk diketahui, Sungai Bengawan Solo telah mengalami pencemaran sejak satu pekan yang lalu, tepatnya pada Kamis (14/12/2023) pagi. Pada saat itu, instalasi pengelolaan air di wilayah Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon harus dihentikan.
Pada waktu itu, suplai air ke pelanggan masih dapat dipertahankan selama 9-10 jam, namun terjadi penurunan tekanan air. Barulah pada sore hari, instalasi pengelolaan air kembali beroperasi.
Berbeda dari satu pekan yang lalu, suplai air ke pelanggan kali ini benar-benar berhenti. Agustan menyatakan bahwa apabila dalam 1x24 jam belum ada aliran air, akan dilakukan droping tangki.
"Semoga sore sudah bisa diolah kembali. Jika belum, menurut SOP (Standar Operasional Prosedur), kalau terjadi gangguan selama 1x24 jam, maka akan dilakukan droping air tangki," tegasnya. (uti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kondisi-Sungai-Bengawan-Solo-tercemar-air-limbah-1.jpg)