Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Mbak Ita Minta Jaga Objek Wisata Semarang, Jangan Buang Sampah Sembarangan

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta masyarakat dan pemilik usaha bisa menjaga objek wisata Kota Semarang

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyapa dan foto bersama pengunjung Kota Lama saat pemantauan malam pergantian tahun, Minggu (31/12/2023) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta masyarakat dan pemilik usaha bisa menjaga objek wisata Kota Semarang.

Satu diantaranya dengan menjaga kebersihan lingkungan wisata dan tidak membuang sampah sembarangan. 

Dia sempat menyoroti adanya sampah yang berserakan di Kawasan Kota Lama yang mengganggu estetika keindahan kawasan heritage tersebut saat pemantauan malam pergantian tahun di kawasan Kota Lama Semarang, Minggu (31/12/2023) malam. 

Apalagi saat merayakan malam pergantian tahun, diketahui masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan. 

Menurutnya, semestinya mereka (pemilik usaha dan masyarakat) mempunyai rasa memiliki dengan prinsip handarbeni yakni berani mawas diri, merasa ikut memiliki, wajib ikut menjaga, dalam konteks rasa memiliki Kota Semarang

Selain itu, pelaku usaha, khususnya UMKM yang ada di Kota Lama Semarang harus turut menjaga kebersihan. Terutama, karena Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah memberikan beragam fasilitas dan kemudahan.

"Mereka harus mempunyai rasa memiliki, karena sudah difasilitasi penuh oleh Pemerintah Kota Semarang mulai dari penataan kawasan, infrastruktur, dan sebagainya. Sehingga mereka harus ditanamkan rasa memiliki dan mencintai Kota Lama Semarang ini," sebutnya. 

Selain meminta masyarakat menjaga kebersihan lingkungan wisata, dia juga berpesan kepada pelaku usaha tidak menaikkan harga saat momen Nataru. 

Menurutnya, menaikkan harga saat momen tertentu hanya akan merugikan dan berdampak buruk terhadap pariwisata Kota Semarang. Dari hasil pantauannya saat malam tahun baru, tidak ditemukan adanya pelaku usaha yang menaikkan harga. 

"Sejauh ini belum ada. Kami berharap pelaku usaha tidak menaikkan harga saat liburan," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved