Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Optimisme Wali Kota Gibran: Solo Raya Akan Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Jawa Tengah

Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan optimisme terhadap peran Solo Raya sebagai motor penggerak ekonomi Jawa Tengah.

Tayang:
Mahfira Putri Maulani
Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD Kota Surakarta tahun 2025-204 di Paragon Hotel, Kamis (4/1/2024) 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO – Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka optimis wilayah Solo Raya menjadi motor penggerak perekonomian di Jawa Tengah (Jateng).

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Surakarta tahun 2025-204, Kamis (4/1/2024).

Saat membuka acara di ruang Emerald 4 Hotel Solo Paragon itu, ia terlebih dahulu menegaskan pentingnya merujuk dan menginduk pada 17 prioritas pembangunan.

17 prioritas pembangunan yang dimaksud meliputi pembangunan elevated rail, Masjid Sheikh Zayed, Islamic Center, revitalisasi Taman Balekambang, revitalisasi Ngarsopuro dan koridor Gatot Subroto, Solo Safari, revitalisasi Lokananta, Technopark, Pasar Mebel.

Shelter Manahan, Pasar Jongke, Puro Mangkunegaran, pembangunan Museum Culture of Technology, PLTSA Putri Cempo, penataan kawasan kumuh Semanggi-Mojo, revitalisasi GOR indoor Manahan dan revitalisasi Keraton Solo.

Cawapres nomor urut 2 itu, juga menyampaikan bahwa Kota Solo merupakan kota yang cepat dan maju. Maka dari itu, sebagai kota yang cepat juga maju harus memberikan multi effect ke kabupaten sekitar.

"Kita harus melakukan kolaborasi untuk melakukan smart farming dan memanfaatkan Internet of Things (IOT) untuk mengatasi keterbatasan lahan pertanian dimana itu menunjukkan inovasi Pemkot Solo dalam menjawab tantangan urbanisasi," katanya.

Menurutnya, pihaknya juga harus berkolaborasi dengan pihak swasta dan kabupaten atau wilayah lain mengenai masalah transportasi. 

Wilayah yang ia maksud ialah Colomadu, Palur, Tawangmangu di Kabupaten Karanganyar dan Solo baru di Kabupaten Sukoharjo.

"Saya yakin bahwa semua rencana apabila dijalankan dengan baik, maka Solo Raya akan menjadi motor penggerak perekonomian di Jawa Tengah," ungkapnya.

Ia menekankan 17 prioritas yang telah dicanangkan harus benar -benar dijalankan dengan baik. Dengan demikian, diharapkan rencana tersebut akan menciptakan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan Kota Surakarta dan sekitarnya.

Hadir pula dalam acara tersebut Sekretaris daerah Kota Surakarta, Budi Murtono, Kepala OPD, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (BAPPEDA) Kota Surakarta dan Akademisi.

Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD Kota Surakarta menunjukkan komitmen pemerintah dalam merancang masa depan kota dengan pendekatan adaptif, inklusif, dan transformatif.  (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved