Rabu, 13 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bacaan Doa

Bacaan Surah Ad Dhuha, Lengkap Beserta Arab, Latin dan Terjemahannya

Berikut merupakan bacaan Surah Ad Dhuha lengkap beserta artinya dalam Bahasa Indonesia. Surah Ad Dhuha merupakan surah ke-93

Tayang:
Penulis: Alifia | Editor: galih permadi
MOSLEMWEB
Ilustrasi sholat dhuha 

Bacaan Surah Ad Dhuha, Lengkap Beserta Arab, Latin dan Terjemahannya

TRIBUNJATENG.COM - Berikut merupakan bacaan Surah Ad Dhuha lengkap beserta artinya dalam Bahasa Indonesia.

Surah Ad Dhuha merupakan surah ke-93 yang diturunkan setelah Surat Al Fajr dengan jumlah 11 ayat.

Dikutip dari Buku Juz Amma, Surat Ad Dhuha merupakan golongan surah makkiyah karena diturunkan di Makkah.

Baca juga: Kumpulan Doa Setelah Sholat Fardhu Lengkap Beserta Artinya, Mulai Istighfar hingga Doa Lainnya

Surah Ad Dhuha juga tergolong sebagai surah pendek karena hanya terdiri dari 11 ayat.

Dalam Alquran, Surah Ad Dhuha masuk ke dalam juz 30, tepatnya setelah Surat Al Lail (wallaili idzaa yaghsyaa).

Nama Ad Dhuha diambil dari awal bacaan ayat pertama.

Diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia Ad Dhuha bermakna waktu dhuha.

Berikut bacaan Surah Ad Dhuha lengkap beserta Arab, latin beserta terjemahannya:

وَالضُّحٰىۙ

Waḍ-ḍuḥā.

"Demi waktu dhuha (ketika matahari naik sepenggalah)."

 

وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ

Wal-laili iżā sajā.

"Dan demi malam apabila telah sunyi."

 

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىۗ

Mā wadda'aka rabbuka wa mā qalā.

 "Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu."

 

وَلَلْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُوْلٰىۗ

Wa lal-ākhiratu khairul laka minal-ūlā.

"Dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan."

 

وَلَسَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضٰىۗ

Wa lasaufa yu'ṭīka rabbuka fa tarḍā.

"Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karuniaNya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas."

 

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ

Alam yajidka yatīman fa āwā.

"Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu)."

 

وَوَجَدَكَ ضَاۤلًّا فَهَدٰىۖ

Wa wajadaka ḍāllan fa hadā.

"Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk."

 

وَوَجَدَكَ عَاۤىِٕلًا فَاَغْنٰىۗ

Wa wajadaka 'ā'ilan fa agnā.

"Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan."

 

فَاَمَّا الْيَتِيْمَ فَلَا تَقْهَرْۗ

Fa ammal-yatīma falā taqhar.

"Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang."

 

وَاَمَّا السَّاۤىِٕلَ فَلَا تَنْهَرْ

Wa ammas-sā'ila falā tanhar.

"Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardikNya."

 

وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

Wa ammā bini'mati rabbika fa ḥaddiṡ

"Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur)."

Dari terjemahannya, Surah Ad Dhuha berisi mengenai bukti perlindungan dan karunian Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.

Selain itu Surah Ad Dhuha juga berisi larangan berbuat jahat kepada anak yatim dan peminta-minta.

Hingga pada akhir ayatnya perintah selalu bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikanNya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved