Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Detik-detik Seorang Pekerja Tersengat Listrik saat Perbaiki Atap Rumah di Ambarawa

Seorang pekerja bangunan di Kabupaten Semarang meninggal dunia seusai terkena aliran listrik di sebuah rumah di Jalan Narnio Atmaja.

Tayang:
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rival al manaf
(Dok Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang/istimewa)
EVAKUASI - Petugas penyelamat gabungan mengevakuasi seorang pekerja bangunan yang tersetrum saat memasang atap rumah di Jalan Narnio Atmaja, Panjang Kidul, Kecamatan Ambarawa, Sabtu (3/2/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Seorang pekerja bangunan di Kabupaten Semarang meninggal dunia seusai terkena aliran listrik di sebuah rumah di Jalan Narnio Atmaja, Panjang Kidul, Kecamatan Ambarawa, Sabtu (3/2/2024).

Pekerja tersebut bernama Zaenal Mutakim, warga Tempuran, Kecamatan Bringin.

Setelah tersetrum, korban langsung tidak bergerak dan tidak sadarkan diri ketika bekerja memperbaiki atap rumah.

Pria tersebut kemudian dievakuasi oleh petugas penyelamat gabungan.

Petugas gabungan terdiri dari Satpol PP dan Damkar, BPBD, Dinkes, Dishub serta Polsek setempat.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco menjelaskan bahwa saat itu Zaenal sedang menaikkan baja ringan namun mengenai kabel PLN yang bertegangan tinggi.

“Korban meninggal di lokasi dan dievakuasi untuk dibawa ke rumah sakit,” kata Anang kepada Tribunjateng.com, Minggu (4/2/2024).

Dia menyebut peristiwa itu terjadi pada sekitar pukul 10.30 WIB.

Anang mengimbau warga untuk bisa cepat menghubungi layanan kedaruratan agar tim reaksi cepat di Kabupaten Semarang bisa langsung bergerak.

Menurutnya, adanya Posko Terpadu Lintas Instansi di Bawen membuat para petugas penyelamat lebih efektif dan memudahkan mobilitas dalam melakukan penyelamatan.

“Jadi di posko tersebut tersedia mobil ambulans, mobil ransus (kendaraan khusus) pemadam kebakaran, dan perlengkapan penyelamatan lainnya,” kata Anang.

Sebagai informasi, warga dapat menghubungi layanan panggilan darurat 112.

Panggilan tersebut sendiri telah terintegrasi dengan Diskominfo, BPBD, Damkar, serta Polres Semarang yang merupakan bagian dari Quick Response System.

Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang juga membangun komunikasi dengan satkom-satkom (satuan komunikasi) di daerah pedesaan atau para relawan untuk memudahkan komunikasi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved