Berita Regional
Bukan Asmara, Alasan Junaedi Habisi Nyawa Keluarga Mantan Pacar Ngaku Tak Punya Uang Bayar Servis HP
Bukan karena asmara, alasan Junaedi membunuh satu keluarga mantan pacar ternyata karena motif ekonomi ngaku tak punya uang buat bayar servis HP.
TRIBUNJATENG.COM - Bukan karena asmara, alasan Junaedi membunuh satu keluarga mantan pacar ternyata karena motif ekonomi.
Junaedi mengaku kebingungan membayar tagihan servis ponsel.
Hingga terjadi peristiwa berdarah di Babulu Laut, Babulu, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), pada Selasa, 6 Februari 2024, dini hari.
Baca juga: Akun Medsos Junaedi, Siswa SMK Yang Bunuh 5 Orang Secara Sadis Diserang Warganet
Total dalam satu keluarga itu ada 5 orang, dan semuanya tewas dibunuh Junaedi.
Korbannya antara lain adalah Waluyo (35), Sri Winarsih (34), Risna Jenita Sari (15), Vivi Dwi Suriani (10), dan Zhafi Aidil Adha (3).
Bahkan, setelah membunuh, pria kelahiran 2006 itu sempat merudapaksa jasad kedua korban perempuan, ibu dan anak.
Setelah muncul simpang siur terkait dengan motif pembunuhan itu, keluarga korban pun akhirnya angkat bicara.
Randi, keluarga Waluyo, mengatakan keponakannya itu jarang bertemu dengan pelaku.
Meski demikian, ia tak menampik rumah korban dengan pelaku hanya berjarak beberapa meter.
"Setahu saya jarang ketemu (korban dan pelaku). Orang samping rumah kok," kata Randy.
Ia juga menegaskan Junaedi sama sekali tidak memiliki hubungan apapun dengan Risna Jenita Sari.
Hingga saat ini, santer diperbincangkan bahwa Junaedi membunuh satu keluarga karena hubungannya dengan Risna tak direstui.
"Ndak ada itu hubungan asmara, ndak pernah, setahu saya keponakan saya kalau ada cowok ngomong sama saya," ujarnya.
"Setiap ada yang suka sama dia pasti cerita sama saya," sambungnya.
Walaupun tinggal berdekatan, kata Randi, Junaedi bukan tipe tetangga yang ramah.
"Ketemu orang juga gak mau senyum. Gak bermasyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolres Penajam Paser Utara (PPU) AKBP Supriyanto menekankan Junaedi juga tidak mengakui memiliki hubungan dengan korban.
"Pelaku masalah asmaranya dari pihak pelaku tidak mengakui," katanya.
Dari hasil pemeriksaan polisi justru menemukan motif lain, yakni pencurian.
Sebab saat sedang mabuk dengan temannya tak jauh dari lokasi pembunuhan satu keluarga, pelaku sempat curhat.
Junaedi mengaku memiliki tanggungan untuk memperbaiki handphone.
"Saat mabuk ada pembicaraan pelaku ini punya tanggungan untuk menebus HP yang sedang diservis," katanya.
Demi mencukupi uang itu, pelaku kemudian mendatangi rumah korban.
"Pelaku mau mencukupi kebutuhan itu menyatroni rumah korban," katanya.
Setelah membunuh satu keluarga, Junaedi juga mengambil tiga unit handphone dan uang Rp 363 ribu.
"Selesai pembunuhan dia mengambil HP kemudian dirusak, dibuang ke sungai. Masih kami lacak," katanya.
Pengakuan Junaedi
Junaedi mengaku sempat menyetubuhi RJS yang diduga mantan pacarnya dalam keadaan sudah meninggal dunia.
Selain RJS, Junaedi juga menyetubuhi jasad Sri.
Pengakuan Junaedi saat melakukan aksi keji itu pun membuat geleng-geleng warganet tanah air.
Baca juga: Pengakuan Junaedi Setubuhi 2 Mayat Mantan Pacar dan Ibunya Usai Membunuh
Video dirinya saat diinterogasi pihak kepolisian beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, Junaedi terlihat ditanyai dua pria diduga polisi terkait dengan peristiwa pembunuhan tersebut.
Berikut pengakuan Junaedi:
"Leher juga?" tanya polisi dikutip dari video TikTok, Rabu, 7 Februari 2024.
"Kepala dua kali," jawab Junaedi yang tampak lemas.
"Semangat eh jangan lemas begitu," ucap seorang perempuan.
"Kepala empat kali kali ya," ucap Junaedi lagi.
"Kamu buka kelambu langsung kamu tebas gitu?" tanya polisi tegas.
"Iya lima kali kepala," jawab Junaedi.
Di sela-sela introgasi tersebut, Junaedi sempat menyandarkan kepalanya ke meja.
"Berarti si R yang terakhir kamu bunuh?" tanya seorang perempuan.
"Iya," jawab lemas Junaedi.
Junaedi pun membuat pengakuan soal persetubuhan yang sempat dilakukannya kepada R dan ibundanya.
Hal tak senonoh itu dilakukan secara gantian.
"Saat kamu melakukan persetubuhan itu, langsung?' tanya seorang perempuan lagi.
"Iya," kata Junaedi.
"Yang dibunuh R dulu apa mamahnya?" tanya lagi polisi.
"Mamahnya," jawab Junaedi.
"Berarti balik lagi ke kamar (mamahnya untuk memperkosa)," kata polisi yang dibenarkan Junaedi.
Sosok dan biodata Junaedi
Junaedi tercatat aktif sebagai seorang siswa SMK lokal di daerahnya.
Pria dengan tampang berkumis tersebut lahir di Balikpapan pada 27 Februari 2006.
Junaedi sendiri beralamat di RT 018, RW 000, Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu.
Junaedi juga cukup aktif bermain media sosial.
Ia memiliki akun Instagram bernama @pandora_junn.
Biodata
Nama: Junaedi
Tempat dan tanggal lahir: Balikpapan, 27 Februari 2006
Alamat: Babulu Laut, Babulu, PPU, Kaltim
Agama: Islam
Glongan darah: O
Ibu: -
Ayah: -
Pendidikan: SMK
Instagram: @pandora_junn
Facebook: -
TikTok: -
YouTube: -
Twitter/X: -
Artikel ini sudah tayang di Tribunnewswiki.com
RSUD Kewalahan Tangani Korban Keracunan MBG di Lebong Bengkulu yang Jumlahnya Capai 281 Siswa |
![]() |
---|
Berawal Pakai Narkoba Bersama, David Tusuk Pacarnya hingga Tewas |
![]() |
---|
Musleh Dibacok Tetangga Sendiri gara-gara Rebutan Pohon Jati |
![]() |
---|
Jasad Wanita Nyaris Tanpa Busana Ditemukan di Semak-Semak Lahan Kosong |
![]() |
---|
Anggota TNI Pembunuh Istri Acungkan Jari Tengah ke Keluarga Korban saat Rekonstruksi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.