Berita Jepara
Kabar Baik Kasus DBD Jepara Mereda, Dinkes Jangan Lengah Tetap Waspada
Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara sebut kasus demam berdarah dengue (DBD) saat ini mulai mereda, tercatat 20 meninggal dunia.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara sebut kasus demam berdarah dengue (DBD) saat ini mulai mereda, tercatat 20 meninggal dunia.
Pelaksana harian (Plh) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara, dr Eko Cahyo Puspeno mengatakan bahwa untuk kasus DBD dalam waktu dekat ini mengalami penurunan dibanding pada awal tahun.
"Memang saat ini telah mengalami penurunan. Puncaknya di pekan 8 dan ke 9 artinya Februari atau awal Maret sudah mulai penurunan," kata Eko kepada Tribunjateng, Rabu (13/3/2024).
Dia menjelaskan bahwa pihaknya telah mencatat jumlah kasus akumulasi saat ini dari Januari sampai hari ini tercatat 185 kasus, kemudian demam tinggi 1106, meninggal 20 orang.
Namun dengan penurunan kasus tersebut, Dinas kesehatan tetap berkomitmen tetap mewaspadi DBD.
Menginggat Pemkab Jepara masih memberlakukan status kegawat daruratan DBD.
"Namun bukan berarti kami lalai, karena masih musim penghujan disertai panas.Artinya penurunan ini tidak kemudian membuat kita lengah ," ujarnya.
dr Eko menambahkan untuk ketersediaan ruangan di rumah masih masih aman.
"Alhamdhulilah saat ini rumah sakit sudah mulai terurai tidak semua penuh, kami melihat yang di rawat UGD menurun bangsal mengalami penurunan.Antrian UGD sudah tidak ada," tutupnya. (Ito)
Baca juga: 10 Partai Diprediksi Melenggang ke Kursi DPRD Kota Semarang, Kursi PDIP Akan Berkurang
Baca juga: Habib Hasan Hembuskan Napas Terakhir Seusai Sholat Duha, Wajah Berseri-seri dan Wangi
Baca juga: 302 Calhaj di Kudus Belum Melunasi Biayai Haji
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 9 Halaman 73 Chapter 4 This is How You Do It
| Longsor di Jepara: Ribuan Warga Tempur Terisolasi, Komunikasi Terputus Dampak Listrik Mati |
|
|---|
| Tanah Longsor Terjadi di Sejumlah Titik di Jepara, Satu Desa Terisolir |
|
|---|
| Komisi D DPRD Jepara Soroti Penanganan Banjir Lokal, Sampah Sungai Jadi Perhatian |
|
|---|
| Duh, Seribuan Bansos Periode 2025 di Jepara Tidak Tersalurkan, Apa Penyebabnya? |
|
|---|
| Pedagang di Gerbang Sekolah Mendadak Hilang, Dinkes Jepara Mencari Jejak Bakteri Dalam Sampel Mie |
|
|---|