Pemakaman Habib Hasan bin Ja'far Assegaf Disertai Isak Tangis Ribuan Pelayat
Dalam suasana haru, ribuan pelayat mengiringi pemakaman Habib Hasan bin Ja'far Assegaf di Cilodong, Depok.
TRIBUNJATENG.COM - Jenazah Habib Hasan bin Jafar Assegaf telah dimakamkan dengan khidmat di Hubabah Fatmah Alatas, yang dikenal sebagai Makam Alwaliyah Syarifah Fatmah binti Hasan Alatas, di Cilodong, Depok, pada Kamis (14/3/2024).
Prosesi pemakaman dimulai pukul 12.43 WIB, dimana jenazah diiringi oleh massa yang penuh kesedihan menuju tempat peristirahatan terakhirnya.
Tangisan dan doa menyertai prosesi tersebut, dengan beberapa pelayat bahkan mengabadikan momen tersebut melalui ponsel pribadinya.
Meskipun ada kekacauan ringan akibat antusiasme massa yang tinggi, namun situasi segera dikondusifkan oleh penjaga yang bertugas.
Sebelum prosesi pemakaman dimulai, suara adzan menggema dari speaker, meminta semua pelayat untuk tenang.
Lantunan doa dan tangisan terdengar dari para pelayat, menciptakan suasana haru yang mendalam.
Pintu ruang penguburan ditutup rapat untuk menjaga kekhidmatan prosesi, dengan hanya beberapa pihak yang diperbolehkan menyaksikan secara langsung.
Sementara itu, prosesi shalat jenazah telah dilaksanakan sebelumnya, sekitar pukul 12.40 WIB.
Habib Hasan bin Jafar Assegaf, yang meninggal pada usia 47 tahun, merupakan pemimpin Majelis Nurul Musthofa yang berdiri sejak tahun 2000.
Sebelum wafat, beliau menitipkan tanggung jawab majelis kepada adiknya, Habib Abdullah bin Jafar Assegaf.
Pada hari pertama setelah pemakaman, akan diadakan tahlil di rumah pribadi almarhum di Tanah Baru, Depok, yang juga akan diikuti oleh acara berbuka puasa bersama.
Dengan perasaan duka yang mendalam, ribuan pelayat mengantar Habib Hasan bin Jafar Assegaf pada perjalanan terakhirnya, sambil mendoakan yang terbaik untuk rohnya.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Kala Isak Tangis Ribuan Pelayat dan Doa Iringi Pemakaman Habib Hasan, Tahlil Pertama Sembari Bukber
| Duduk Perkara Debt Collector dan Ojol Rebutan Motor hingga Dilerai Polisi |
|
|---|
| Padahal Sudah Meninggal Tapi Ponsel Wanita Ini Tetap Aktif, Misteri Terungkap 5 Bulan Kemudian |
|
|---|
| Bubuk Kopi Tutupi Jejak Pembunuhan, Anak Tak Tahu Ibunya Sudah Jadi Mayat di Rumah Selama 5 Bulan |
|
|---|
| Suami Pegang HP Istri yang Dihabisinya dan Pura-Pura Jadi Korban, Pembunuhan Baru Terungkap 5 Bulan |
|
|---|
| Anak Syok Temukan Jasad Ibu Tinggal Tulang di Bawah Karpet Rumah, Ternyata Dibunuh 5 Bulan Lalu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Habib-Hasan-bin-Jafar-Assegaf-Meninggal-Dunia.jpg)