Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Puluhan Gedung SD Negeri di Sragen Rusak, Kebanyakan Atap Sudah Lapuk

Puluhan bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, yang kondisinya telah mengalami kerusakan.

Editor: m nur huda
Dok. Kepala Sekolah SMPN 2 Paninggaran - Puluhan bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, yang kondisinya telah mengalami kerusakan.
Ilustrasi atap sekolah yang ambrol - 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Puluhan bangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, yang kondisinya telah mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen, Suwarno telah meminta jajaran koordinator wilayah kecamatan bidang pendidikan untuk mendata SD mana saja yang paling membutuhkan bantuan untuk segera direhabilitasi.

Pada tahun 2024 ini, terdapat 24 SD Negeri yang mendapat bantuan rehabilitasi gedung.

Sekolah yang mendapat bantuan rehabilitasi tersebar di 15 dari 20 kecamatan di Kabupaten Sragen.

"Di Kecamatan Sragen dan Masaran ada 4 SD yang mendapat bantuan, lalu di Tangen, Karangmalang, Sambirejo masing-masing terdapat 2 SD yang mendapat bantuan untuk direhab," jelasnya kepada TribunSolo.com, Sabtu (16/3/2024).

"Lalu masing-masing 1 SD di Kecamatan Plupuh, Sambungmacan, Sidoharjo, Tanon, Gondang, Sukodono, Kalijambe, Kedawung, Mondokan, dan Miri," sambungnya.

Sementara itu, bangunan SD Negeri itu harus segera direhab kebanyakan karena mengalami kerusakan pada atapnya yang mulai lapuk.

"Pemberian bantuan itu dilihat dari kerusakannya, paling banyak karena dinding mulai mengelupas, lalu pada atapnya, biasanya penyangga sudah tidak lurus," ujarnya.

Total anggaran yang dikeluarkan untuk melakukan rehabilitasi 24 SD negeri itu sebanyak Rp 3.366.000.000.

"Yang direhab ini SD Inpres semua, harusnya itu setiap 15 tahun sudah dapat giliran bantuan, tapi ini ada yang dari 2006 belum dapat giliran sebagian, karena memang harus antre," pungkasnya. 

Kasus SD rusak terakhir terjadi di SDN Brangkal 1 Gemolong.

Dimana, atap dan gentingnya tiba-tiba berjatuhan karena kayu penyangganya keropos dimakan rayap.

Beruntung, ruang kelas tersebut sudah lama tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, sehingga tidak menimbulkan korban.(*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Memprihatinkan, Ada Puluhan Bangunan SD Negeri di Sragen Rusak Kebanyakan Atapnya Mulai Lapuk

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved