Berita Regional
Abdul Rasyid Meninggal Usai Ikuti Lomba Baca Alquran
Kabar menyedihkan datang dari Masjid Nurul Ilmi, Makassar, di mana seorang peserta lomba membaca Al-Quran kategori dewasa
TRIBUNJATENG.COM - Kabar menyedihkan datang dari Masjid Nurul Ilmi, Makassar, di mana seorang peserta lomba membaca Al-Quran kategori dewasa meninggal dunia secara mendadak setelah mengikuti kompetisi.
Abdul Rasyid, 72 tahun, menghembuskan nafas terakhirnya di masjid tersebut, meninggalkan duka mendalam bagi pengurus masjid, jemaah, dan peserta lomba.
Masjid Nurul Ilmi, yang terletak di Jalan Raya Pendidikan, Kota Makassar, dilanda duka pada Minggu (24/3/2024) setelah seorang peserta lomba membaca Al-Quran kategori dewasa meninggal dunia secara tiba-tiba.
Abdul Rasyid, yang telah mengikuti kompetisi dengan penuh semangat, menghembuskan nafas terakhirnya di masjid tersebut.
Menurut pengurus masjid, Abdul Rasyid wafat setelah mengikuti lomba mengaji khusus untuk bapak-bapak yang diadakan di masjid.
"Ini merupakan lomba mengaji yang menjadi bagian dari agenda menyemarakkan bulan Ramadan oleh pengurus Masjid Nurul Ilmi," ujar salah satu pengurus.
Duka yang mendalam dirasakan oleh segenap pengurus masjid, jemaah, dan para peserta lomba.
Meskipun usianya telah mencapai 72 tahun, kematian Abdul Rasyid secara mendadak tetap menyisakan kesedihan yang mendalam di antara mereka.
"Semoga kita bisa mengikuti jejak khusnul khatimah," ungkap seorang pengurus masjid.
Tajuknya "Madhani III 1445 H, semarak ramadhan Masjid Nurul Ilmi UNM 1445 H".
Saat ini, almarhum sudah disemayamkan di rumah duka.
Rencananya almarhum akan di makamkan di kampung halamannya.
"Besok pgi dibawa ke Kabupten Soppeng," lanjutnya.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Innalillahi, Pria 72 Tahun Wafat Usai Ikut Lomba Mengaji di Masjid Nurul Ilmi
| Delapan Tahanan Kabur dengan Cara Menggergaji Sel, Dari Mana Asal Gergaji? |
|
|---|
| Anak Mutilasi Ibu Kandung Jadi 3 Karung, Polisi Ungkap Motif hingga Kronologi |
|
|---|
| Pria Bertato Dilarikan ke RS dalam Kondisi Penuh Luka Bacok, Sebelumnya di Gang Terlibat Cekcok |
|
|---|
| Kisah Tukang Becak Angkut Bupati Berharap Dibayar Rp100 Ribu Kecele Ternyata Cuma Dapat Rp25 Ribu |
|
|---|
| Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian, Polisi: Ada Pasir Isap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah.jpg)